Pemerintah Gunakan Rapid Test, Ini Prosedurnya…

Di Posting Oleh madiuntoday

19 Mei 2020

MADIUN – Rapid Test menjadi upaya yang ditempuh oleh pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Korona. Tes ini dilakukan sebagai skrining awal untuk mendeteksi antobodi, yaitu Immunoglobulin G (IgG) dan Immunoglobulin M (IgM), yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Virus Korona.

Di Kota Madiun, tes ini juga sudah dilakukan. Namun, masih terbatas pada petugas medis dan orang-orang yang berpotensi terpapar virus tersebut. Di antaranya, mereka yang baru bepergian dari daerah zona merah, memiliki tanda-tanda terpapar Virus Korona, atau keluarga dekat orang yang terpapar Covid-19.

Rapid test dilakukan dengan mengambil sampel darah pasien. Kemudian, diperiksa melalui alat khusus. hasilnya dapat diketahui secara singkat. Yakni, hanya dalam waktu 10-15 menit saja.

Meski begitu, hasil rapid test tidak dapat dijadikan patokan bahwa seseorang telah positif sebagai carrier Virus Korona. Diperlukan tes lanjutan berupa pengambilan swab untuk tes PCR untuk memastikan adanya infeksi Covid-19 atau SARS-CoV-2 pada tubuh manusia. Selama menunggu hasilnya, pasien wajib menjalani isolasi mandiri setidaknya hingga 14 hari.

Namun jika rapid test menunjukkan hasil negatif, perlu dilakukan pemeriksaan rapid test hingga 7 atau 10 kali lagi. Hal ini untuk memastikan adanya antibodi IgM dan IgG dalam tubuh. Karena, bisa jadi pada tes pertama, tubuh belum membentuk antibodi tersebut setelah terpapar Covid-19.

Hingga saat ini, rapid test belum dilakukan secara massal di Kota Madiun. Bagi masyarakat umum yang menginginkan rapid test dapat dilakukan di klinik kesehatan swasta. Namun, dengan biaya yang tidak murah juga. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

MADIUN- Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh esok hari, Pemerintah Kota Madiun bersama personil gabungan dari TNI dan Polisi gelar patroli gabungan guna mengantisipasi takbir keliling yang biasa dilakukan di malam-malam menjelang lebaran.  Patroli gabungan...

Don`t copy text!