Fasilitasi Pelaku Seni Unjuk Gigi, Panggung Pertunjukkan di Alun-alun Siap Dipakai Usai Pandemi

Di Posting Oleh madiuntoday

28 Mei 2020

MADIUN – Alun-alun Kota Madiun bakal memiliki panggung permanen untuk pertunjukkan. Pun, pembangunannya sudah selesai. Namun, tentu belum dapat dimanfaatkan saat ini lantaran masih dalam masa pandemi. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Soeko Dwi Handiarto menyebut penutup lokasi proyek sengaja ditutup agar tidak dimanfaatkan masyarakat untuk berkerumun sementara ini.

‘’Untuk fisiknya sudah seratus persen. Itu kenapa masih kita tutup agar tidak dimanfaatkan dulu dalam masa pandemi ini,’’ kata Soeko, Kamis (28/5).

Panggung tidak berbentuk persegi seperti kebanyakan. Namun, bulat berdiameter sekitar 20-30 meter. Titik panggung tepat di tengah. Pun, lurus dengan tiang bendera. Soeko menyebut desain mengikuti bangunan lama. Seperti diketahui, Alun-alun Kota Madiun memiliki semacam panggung kecil berbentuk bulat. Di tengahnya terdapat lampu penerangan. Panggung itu biasanya digunakan anak-anak untuk bermain scooter.

Fungsi panggung lama itu ditingkatkan kini. Panggung diperluas dan tiang lampu penerangannya digeser ke barat. Panggung tetap terang tetapi bisa digunakan untuk pertunjukkan. Selain itu, panggung berbentuk bulat juga agar fleksibel dalam menggelar pertunjukkan. Artinya, pertunjukkan tidak harus selalu menghadap ke paseban di sebelah utara.

‘’Desainnya memang mengikuti yang lama. Selain itu juga agar berbeda. Panggung pertunjukkan biasanya berbentuk persegi. Kalau bundar kan bisa fleksibel juga,’’ imbuhnya.

Soeko menambahkan anggaran pembangunan panggung tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. Namun, besaran itu sudah dengan pembangunan paseban di utara. Seperti diketahui paseban memang diperluas. Yakni, untuk sisi barat dan timur. Hal itu dilakukan untuk keperluan tamu undangan. Dalam kegiatan tertentu, memang membutuhkan tambahan tenda untuk tempat tamu. Ke depan, hal itu akan tercukupi dengan penambahan saat ini.

Pembangunan panggung, lanjutnya, tak terlepas dari keinginan walikota untuk memberikan ruang kepada pelaku seni Kota Madiun. Panggung menjadi fasilitas seniman unjuk gigi. Seperti diketahui walikota juga menaruh perhatian dalam bidang seni dan budaya. Bahkan, sudah merencanakan kegiatan panggung seni mingguan. Setiap malam minggu mengemuka pertunjukkan seni dan budaya secara bergilir dan bergantian di Alun-alun.

‘’Pembangunan panggung merupakan salah satu upaya mewujudkan itu,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!