Olahraga Pakai Masker Aman, Asal Perhatikan Kondisi Kesehatan

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Juni 2020

MADIUN – Menggunakan masker saat berolahraga menjadi pilihan masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk menghindari penularan Virus Korona melalui saluran pernapasan. Misalnya, saat ada yang batuk, bersin, atau berbicara.

Namun, tak sedikit yang merasa risih hingga kesulitan bernapas selama olahraga menggunakan masker. Bahkan, ada pula yang sampai pingsan setelah berlari atau bersepeda sambil menggunakan penutup hidung dan mulut tersebut.

Jadi, amankah menggunakan masker saat berolahraga?

Terapis Fisik sekaligus Ahli Kebugaran bersertifikasi dari Movement Vault AS, Grayson Wickham, menyebut olahraga pakai masker umumnya aman. Namun, Wickham berpesan agar warga memperhatikan kondisi fisik mereka saat berolahraga pakai masker. Terutama, bagi orang yang baru mulai berolahraga atau setelah rehat lama dari rutinitas berolahraga.

“Perhatikan ketika merasakan sakit kepala ringan, pusing, kesemutan, atau sesak napas saat berolahraga pakai masker,” tutur Wickham sebagaimana dilansir dari Kompas.com, Senin (1/6).

Penderita penyakit kardiovaskular dan pernapasan perlu berkonsultasi ke dokter saat ingin berolahraga di luar rumah dalam masa pandemi. Apalagi, sambil mengenakan masker.

Sementara itu, Ahli Terapi Fisik sekaligus Spesialis Ortopedi di MovementX, Scott McAfee menjelaskan, ada perbedaan umum saat olahraga pakai masker dan tidak.

Ketika mengenakan masker, aliran udara yang masuk ke paru-paru sedikit berkurang. Sehingga, kadar oksigen dalam darah ikut terpengaruh. Kondisi ini bisa menyebabkan latihan fisik menjadi lebih berat.

Namun, hal itu tergantung jenis bahan dan tingkat ketebalan masker. “Dengan udara yang masuk lebih sedikit, oksigen yang digunakan untuk mengubah gula menjadi energi jadi ikut berkurang. Sehingga, lebih gampang lelah,” jelas McAfee.

Lebih lanjut, McAfee mengatakan, tinggal dan beraktivitas di rumah selama pandemi merupakan cara terbaik untuk mencegah penularan Virus Korona.

Namun, jika terpaksa harus berolahraga di luar rumah, sebaiknya hindari tempat ramai. Serta, tetap menjaga jarak aman minimal dua meter dari orang lain. Misalnya, bersepeda di daerah perbukitan. Atau, jogging di taman yang sepi. ‘’Jangan berkerumun,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!