BPS Sebut Dampak Pandemi, Inflasi Bulan Lebaran Terendah Tahun Ini

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Juni 2020

MADIUN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Kota Madiun sebesar 0,01 persen pada Mei 2020. Angka ini termasuk yang terendah selama Lebaran 3 tahun terakhir ini.

Kepala BPS Kota Madiun Umar Sjaifudin menuturkan, biasanya pada Lebaran terjadi kenaikan konsumsi masyarakat. Baik terhadap sektor barang maupun jasa. Akibatnya, angka inflasi selalu tinggi. Misalnya pada Juni 2018 angka inflasi Kota Madiun mencapai 0,73 persen. Sedangkan, pada Mei 2019 mencapai 0,61 persen.

“Inflasi Lebaran di Mei ini memang yang terendah jika dibandingkan Lebaran tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, terendah sejak Januari-Mei 2020,” ujarnya saat menggelar rilis di kantornya, Kamis (4/6).

Umar mengatakan, ada hal mendasar yang menyebabkan Lebaran tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Terutama, karena ada pandemi Covid-19. Hal ini mengakibatkan pendapatan masyarakat mengalami penurunan. Sehingga, daya beli masyarakat juga ikut turun.

Secara umum, inflasi Kota Madiun termasuk terendah dibandingkan tujuh kota/kabupaten penghitung inflasi lainnya di Jatim. Beberapa komoditas penyumbang inflasi di antaranya daging ayam ras dan bawang merah.

Sedangkan, komoditas penekan inflasi terdiri atas bahan makanan. Di antaranya, bawang putih, telur ayam ras, hingga gula pasir. ‘’Secara umum, stok bahan makanan di pasaran tersedia cukup. Tapi, daya beli masyarakat turun,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!