Membahayakan Keselamatan Hingga Ancaman Sanksi, Bagi Penerobos Palang Pintu Kereta Api

Di Posting Oleh madiuntoday

19 Juni 2020

MADIUN – Kembali beroperasinya sarana transportasi kereta api menjadi kabar yang menggembirakan bagi sebagian masyarakat. Tidak hanya pelanggan jasa kereta, tapi juga warga yang sekedar menikmati pemandangan di pinggir rel.

Namun, tak jarang penikmat kereta api ini membahayakan keselamatan diri. Hal ini seperti tampak di perlintasan KA Yos Sudarso. Seorang pria menerabas palang pintu untuk memotret KA yang sedang lewat.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat. Namun, dia juga mengimbau kepada penikmat KA untuk tetap mengutamakan keselamatan diri.

‘’Setiap orang dilarang berada di daerah terlarang untuk umum. Karena berpotensi bahaya bagi diri sendiri dan juga keselamatan perjalanan KA,’’ tuturnya, Jumat (19/6).

Bahkan, lanjut Ixfan, dalam UU 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pemotretan di area wilayah stasiun tanpa seizin managemen PT KAI bisa dikenai sanksi sesuai aturan. ‘’Tergantung peruntukannya,’’ imbuhnya.

Meski begitu, Ixfan menjelaskan bahwa seluruh aturan tersebut dibuat demi menjaga keselamatan masyarakat. Karenanya, dia berharap masyarakat dapat mematuhi dan memahami aturan tersebut.

‘’Apalagi, palang pintu sudah menutup. Artinya, tidak boleh ada yang melewati. Utamakan keselamatan diri,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 20 September 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun,...

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 20 September 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/  

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

MADIUN – Dua kasus Covid-19 sembuh di Kota Madiun. Yakni, kasus nomor 38 dan 76. Tambahan ini menjadikan kasus sembuh mencapai 88 orang dari 104 kasus konfirmasi sampai saat ini. Kasus...

Don`t copy text!