Persiapan Jelang Idul Adha, Disperta Cek Kesehatan Hewan Qurban

Di Posting Oleh madiuntoday

19 Juni 2020

MADIUN- Meskipun Idul Adha masih lama, namun kesiapan dalam pelaksanaanya mulai dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Madiun.

Kesiapan itu ditunjukkan dengan melakukan pengecekan kesehatan terhadap calon hewan qurban di peternakan sapi dan kambing milik Korem 081 Dirotsaha Jaya yang berlokasi di Jalan Diponegoro, pada Jumat (19/6).

Serangkaian tahapan pengecekan dilakukan, mulai dari mengecek kesehatan fisik hewan. Mulai dari tanduk, mata, gigi, badan, hingga kaki. Tak hanya itu, kualitas pakan juga menjadi atensi tersendiri dari tim pengecekan.

“Ada 17 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Sejauh ini kondisi bagus. Namun kita akan rutin melakukan kontrol, seminggu sekali terhadap hewan-hewan ini,” ujar Kasi Kesehatan Hewan Disperta Kota Madiun drh. Cahyarini Budiarti.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka giat kesehatan masyarakat veteriner tahun 2020 dan merupakan pemeriksaan pendahuluan terhadap kesehatan hewan ternak yang akan digunakan sebagai hewan qurban nanti.

Sementara itu, koordinator peternakan Ryana mengatakan, pihaknya dapat menjamin kualitas ternak yang dikelolanya dalam kondisi prima. Pasalnya dirinya rutin melakukan pemeriksaan dengan bekerjasama dengan Disperta.

“Selain itu kami juga mengembangkan penggemukan hewan ternak modern. Jadi mulai dari makan dan minum kita atur waktunya, sampai istirahat juga kita atur. Dengan begitu secara alami baik sapi maupun kambing bisa gemuk,” pungkasnya.
(luki/kus/diskominfo)

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 20 September 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/  

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

MADIUN – Dua kasus Covid-19 sembuh di Kota Madiun. Yakni, kasus nomor 38 dan 76. Tambahan ini menjadikan kasus sembuh mencapai 88 orang dari 104 kasus konfirmasi sampai saat ini. Kasus...

Don`t copy text!