Bahas Studi Kelayakan Dengan ITS, Pemkot Madiun Tetapkan Jalur Ringroad Timur

Di Posting Oleh madiuntoday

26 Juni 2020

MADIUN – Studi kelayakan proyek pembangunan Ringroad Timur Kota Madiun telah mencapai babak final. Jumat (26/6), Pemkot Madiun menggelar rapat melalui video conference dengan tim ITS untuk pemaparan feasibility study (FS). Hasilnya, ditentukan jalur yang akan dilewati oleh proyek Ringroad Timur.

Walikota Madiun Maidi menuturkan, ada beberapa pertimbangan jalur yang terbaik. Di antaranya, lebih banyak menggunakan tanah milik Pemkot Madiun. ‘’Untuk efisiensi, sehingga lahan yang harus dibebaskan tidak banyak,’’ ujarnya saat diwawancarai setelah vicon berlangsung.

Meski begitu, ada beberapa bangunan yang akan terdampak dalam pembangunan Ringroad Timur nanti. Di antaranya, rumah warga, bangunan sekolah, dan Koramil Wungu. Untuk itu, beberapa opsi telah disiapkan.

‘’Untuk kantor nanti akan dibuatkan yang lebih bagus di pinggir Ringroad. Sedangkan, rumah warga akan diberi kompensasi atau ganti rugi,’’ terangnya.

Namun, jika warga yang rumahnya terdampak tidak mau direlokasi, maka pemkot menyiapkan opsi lain. Yakni, menjadikan lahan yang terdampak sebagai sarana peningkatan ekonomi. Sehingga, rumah akan berfungsi ganda. Yakni, sebagai tempat tinggal dan pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut, walikota menjelaskan, Ringroad Timur tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi. Tapi, juga menjadi pusat pengembangan ekonomi. Dengan demikian, warga yang tinggal di sekitarnya akan lebih sejahtera.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Madiun Suwarno menuturkan bahwa Ringroad Timur dibangun sepanjang 6 kilometer. Dengan lebar jalan mencapai 24 meter. Sehingga, mampu digunakan dalam dua jalur.

‘’Setelah FS selesai, tahap selanjutnya adalah penlok (penetapan lokasi, red) dengan BPN. Baru setelah itu akan diketahui berapa jumlah tanah yang harus dibebaskan,’’ tandasnya. (Luki/irs/diskominfo)

Artikel Terkait

Don`t copy text!