Perpustakaan Kota Kembali Beroperasi Layanan Dibatasi, Baca di Tempat Sementara Terhenti

Di Posting Oleh madiuntoday

29 Juni 2020

MADIUN- Setelah menghentikan layanan tatap muka kurang lebih selama tiga bulan selama pandemi, Perpustakaan Daerah Kota Madiun siap untuk kembali beroperasi. Rencananya layanan perpustakaan di masa new normal ini mulai dijalankan esok hari, pada Selasa (30/6).

Namun, terdapat perbedaan yang signifikan dalam pelayanan di era new normal ini. Jika sebelum pandemi perpustakaan membuka layanan peminjaman dan pengembalian buku, pendaftaran anggota baru, dan baca di tempat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Ahsan Sri Hasto mengatakan, untuk sementara waktu layanan baca di tempat ditiadakan dan perpustakaan hanya membuka pelayanan peminjaman, pengembalian, dan pendaftaran anggota baru, dengan menggunakan SOP protokol kesehatan secara ketat.

“Tata cara pengembalian dan peminjaman buku kita bedakan. Yang jelas, kita menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan juga menghindari kerumunan dengan meniadakan layanan baca di tempat untuk sementara waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Perpustakaan Heni Wisma menjelaskan, terkait pengembalian buku, begitu pengunjung masuk halaman, petugas akan mengarahkan pengunjung untuk langsung meletakkan buku di kotak yang sudah disediakan, kemudian bisa langsung pulang.

Sedangkan untuk peminjaman buku, lanjutnya, sebelum memasuki perpustakaan pengunjung akan dicek suhu. Kemudian mereka dipersilahkan masuk perpustakaan melalui pintu selatan. Setelah itu, pengunjung akan diberikan nomor antrian lalu absen dan kemudian diarahkan ke sistem untuk mencari buku yang dicari.

“Setelah itu petugas akan mencarikan buku sesuai dengan daftar judul buku yang ditulis pengunjung, saat sudah menerima buku pengunjung dipersilahkan meninggalkan tempat,” jelasnya.

Disamping itu, lanjutnya, di setiap sudut juga telah disediakan handsanitizer untuk digunakan pengunjung seusai absensi ataupun setelah mencari buku di sistem. Terkait jam operasional, Heni menuturkan, perpustakaan bakal membuka pelayanan dari pukul 08.00-12.00. Untuk pengunjung dibatasi, dalam satu hari maksimal pengunjung 40 orang. Namun tidak menutup kemungkinan selama masih dalam jam kerja dan tidak terjadi antrian, pengunjung yang datang setelah kuota kunjungan penuh bakal tetap dilayani.

“Tidak menutup kemungkinan kedepan kami juga akan membuka pelayanan yang sifatnya drive thru. Jadi pengunjung hanya datang ke perpustakaan untuk mengambil buku yang sudah dipesan dari rumah melalui aplikasi online yang sedang kami persiapkan,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!