Masker Bukan Sekedar Menggugurkan Kewajiban, Pemakaiannya Harus Tepat Agar Berfungsi Maksimal

Di Posting Oleh madiuntoday

30 Juni 2020

MADIUN – Pemakaian masker menjadi kewajiban saat ini ketika keluar rumah. Bahkan, Walikota Madiun Maidi memberikan perhatian khusus terkait pemakaian masker tersebut. Walikota menjadikan Kota Pendekar sebagai daerah wajib masker. Pun, mantan Sekda Kota Madiun ini menyebar intelejen untuk mengawasi penerapan masker di masyarakat.

Hal itu lumrah mengingat masih terdapat sejumlah masyarakat yang tak patuh aturan tersebut. Beberapa di antaranya terlihat sekedar menggugurkan kewajiban. Ada masker tapi pemakaiannya kurang tepat. Alhasil, fungsi pemakaian masker jadi tak maksimal.

‘’Kalau sama-sama pakai masker, peluang penularannya hanya 1 persen. Tapi kalau tidak pakai (masker) bisa jadi 100 persen,’’ kata Walikota Maidi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan himbauan tata cara pemakaian masker tersebut. Pertama, pemakaian masker harus menutupi bagian mulut dan hidung. Seperti kita ketahui, banyak masyarakat yang menggunakan masker untuk menutupi bagian mulut saja. Padahal, droplet bisa keluar dari hidung. Bahkan, pengambilan lendir dalam swab test juga melalui hidung. Sebaliknya, hidung juga bisa sebagai jalan masuknya virus. Artinya, bagian hidung juga harus terlindungi.

Kedua, menggunakan face shield tanpa masker. penggunaan face shield atau penutup wajah tembus pandang memang lazim digunakan saat ini. Hanya, masyarakat terkadang melepas masker saat sudah memakai face shield. Padahal, face shield tanpa masker menjadikan fungsi perlindungan tak maksimal. Sebab, droplet masih bisa keluar dari bagian bawah face shield. Pemakaian face shield ini dapat melindungi bagian mata yang juga sebagai salah satu pintu masuknya virus. Tetapi fungsi face shield bisa digantikan dengan kaca mata.

Pemakaian masker memang dapat dilepas saat tertentu seperti makan. Namun baiknya, masker segera dipakai kembali begitu selesai makan. Pemerintah Kota Madiun terus meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar razia pemakaian masker. Mulai ditiap pos masuk maupun secara berkeliling. Pemerintah juga membagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan belum memakai.

‘’Saya ketat karena demi kebaikan bersama. Masker ini sebagai pelindung pertama. Jadi siapapun harus pakai masker,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!