Tak Separah Negara Lain, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Bisa Tetap Produktif Asal…

Di Posting Oleh madiuntoday

30 Juni 2020

JAKARTA – Pandemi Covid-19 menyebabkan kondisi ekonomi semua negara maju di kuartal kedua merosot cukup tajam. Hal itu pula yang dialami oleh Indonesia. Namun, nasibnya masih lebih baik negara maju lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menggelar konferensi pers melalui siaran Live di Graha BNPB Jakarta, Selasa (30/6). ‘’Prediksi kuartal II ini pertumbuhan ekonomi Indonesia kontraksi sebesar 3,8 persen,’’ ujarnya.

Sedangkan, India dan Singapura mengalami kontraksi sebesar 6,8 persen. Bahkan, Amerika Serikat minus 10 persen, Inggris 15 persen, Jerman 11 persen, dan Perancis 17 persen.

Menurut Sri Mulyani, tantangan ekonomi ini memang tak terhindarkan. Akibat penerapan langkah-langkah pencegahan Covid-19, pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat.

Meski begitu, Sri Mulyani mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Menurutnya, Indonesia tetap bisa produktif dan ekonomi bisa terus bergerak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dipatuhi masyarakat, Indonesia bisa melakukan pemulihan ekonomi dan kesehatan secara bersamaan. ‘’Penyesuaian ini harus segera kita lakukan,’’ imbuhnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!