Iuran Naik, BPJS Kesehatan Siap Fasilitasi Penyesuaian Kelas Sesuai Kemampuan

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Juli 2020

MADIUN- Per 1 Juli 2020, iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi peserta PBPU dan BP atau mandiri, ditetapkan menjadi Rp150 ribu untuk kelas I, Rp100 ribu untuk kelas II, dan Rp42 ribu untuk kelas III, sesuai Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020.

“Khusus peserta kelas III, pada tahun ini pemerintah akan memberi subsidi sebesar Rp16.500. Sehingga yang dibayarkan oleh peserta mandiri kelas III adalah Rp.25.500. Iuran tersebut langsung terbaca pada virtual account peserta,” ungkap Kepala Cabang BPJS Kesehatan Madiun Santy Parulina Panjaitan, Rabu (1/7).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, subsidi itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi finansial masyarakat dipengaruhi pandemi Covid-19. Pemerintah ingin memastikan rakyat memiliki perlindungan sosial, termasuk jaminan kesehatan dengan status kepesertaan yang aktif.

“Prinsipnya kami ingin memberikan pelayanan yang optimal. Pemerintah ingin pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS tidak terhambat, terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini di tengah pandemi Covid-19,” jelasnya.

Santy menambahkan, jika ada peserta kelas I atau II yang ingin turun kelas, BPJS Kesehatan siap memfasilitasi penyesuaian kelas sesuai kemampuan. Dengan syarat yang dapat diakses melalui website resmi BPJS Kesehatan atau dapat juga dilakukan
melalui aplikasi mobile JKN, kantor cabang BPJS Kesehatan, Mobile Customer Service (MCS), Mal Pelayanan Publik, hingga BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!