Seleksi PPDB Tahap II Dimulai, Pagu Sebagian SMP Negeri Telah Terpenuhi

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Juli 2020

MADIUN – Belum genap satu hari pasca dibuka, seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 tahap II untuk jenjang SMP negeri telah dibanjiri pendaftar. Bahkan, pagu sejumlah sekolah telah terpenuhi. Baik dari jalur prestasi nilai rapor maupun zonasi.

Berdasarkan pantauan dari website ppdb.madiunkota.go.id pada Rabu (1/7) hingga pukul 12.00, hanya tujuh SMP yang pagunya belum terpenuhi. Yaitu, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 9, SMPN 10, SMPN 12, dan SMPN 14 Madiun. ‘’Masih ada kesempatan untuk mendaftar,’’ ujar Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun Slamet Hariyadi saat memantau PPDB di SMPN 14.

PPDB tahap II akan ditutup pada 3 Juli 2020 pukul 12.00. Sehingga, masih ada kesempatan bagi siswa yang ingin mendaftar. Bahkan, di sekolah yang saat ini pagunya sudah terpenuhi.

Hingga berita ini ditulis, peserta dengan nilai rapor tertinggi ada di SMPN 1 Madiun. Yakni, 88,73. Sedangkan, nilai terendah di SMPN tersebut adalah 83,92. Sedangkan, untuk jalur zonasi rata-rata jarak rumah pendaftar dan sekolah terdekat sekitar 1 kilometer.

Hariyadi menuturkan, pagu SMP negeri di Kota Madiun tahun ini mencapai 2.910 kursi. Sedangkan, jumlah lulusan SD dan MI tahun ini sebanyak 3.583. ‘’Maka, dari jumlah ini kami optimis pagu SMP di Kota Madiun bisa terpenuhi,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 14 Madiun Endah Kartikowati mengungkapkan bahwa sudah ada 23 calon peserta didik baru yang diterima di sekolahnya melalui pendaftaran tahap pertama. ‘’22 orang dari jalur afirmasi dan 1 orang dari jalur prestasi non akademik,’’ terangnya.

Sedangkan, pada tahap II pihak SMPN 14 masih membuka pendaftaran. Pelayanan konsultasi di sekolah juga disediakan bagi orang tua atau wali murid yang membutuhkan bimbingan dalam mendaftarkan putra-putrinya.

Tahun ini, pagu yang disediakan oleh SMPN 14 mencapai 150 kursi. Tak hanya dari dalam kota, pagu tersebut biasanya dapat terpenuhi dari siswa luar daerah juga. ‘’Selama pagu masih tersedia, siswa dari luar daerah bisa diterima,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!