Jadi Syarat UTBK Masuk Perguruan Tinggi, Pemkot Fasilitasi Rapid Test Gratis Bagi Peserta Asal Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

2 Juli 2020

MADIUN – Pelajar Kota Madiun yang membutuhkan rapid test sebagai persyaratan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) masuk perguruan tinggi tak perlu resah. Pemerintah Kota Madiun memfasilitasi rapid test secara gratis mulai besok, Jumat (3/7). Rapid test dapat dilakukan di Puskesmas wilayah setempat dengan membawa tanda peserta UTBK tersebut.

‘’Karena rapid test menjadi salah satu persyaratan mengikuti ujian itu, pelajar Kota Madiun yang ingin mengikuti tes dapat melaksanakan rapid test secara gratis di Puskesmas,’’ kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah, Kamis (2/7).

Rapid test, kata Aflah, hanya untuk sekali pelaksanaan. Artinya, peserta yang membutuhkan rapid test lanjutan bisa melalui mandiri di fasilitas kesehatan maupun rumah sakit. Namun, tentu dikenakan biaya. Sedang, untuk pelaksanaan rapid test di Puskesmas tidak dipungut biaya alias gratis.

Tak hanya bagi calon mahasiswa, Pemkot Madiun juga memfasilitasi rapid test bagi pegawai Pemerintah Kota Madiun. Baik PNS, kontrak, maupun upahan. Rapid test juga dilakukan di Puskesmas wilayah setempat. Hanya, jadwal masing-masing OPD masih harus dikoordinasikan secara mandiri dengan pihak Puskesmas. Pun, dilakukan secara bertahap. Hal itu dilakukan lantaran banyaknya pegawai Pemkot Madiun.

‘’Artinya, dari OPD yang nanti akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas untuk menentukan jadwal rapid test. Tetapi tetap peserta UTBK tadi yang didahulukan,’’ terangnya.

Selain itu, Pemkot Madiun juga mempersiapkan rapid test untuk tenaga pendidik. Seperti diketahui, Kota Madiun memang bersiap menerapkan new normal di dunia pendidikan. Kendati waktunya belum ditentukan dan masih menunggu izin pemerintah pusat, Walikota Madiun Maidi menginstruksikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Tak terkecuali rapid test bagi semua tenaga pendidik.

‘’Ini juga dilakukan secara bertahap. Kemarin, kepala sekolah dan guru BK sudah kita lakukan rapid test. Yang ini nanti untuk guru selain guru BK. Tetapi jadwalnya masih akan dikoordinasikan,’’ jelasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 22 Oktober 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun,...

Artikel Terkait

Don`t copy text!