Pemkot Buka Layanan Rapid Test Gratis Bagi Peserta UTBK, Begini Tanggapan Masyarakat

Di Posting Oleh madiuntoday

3 Juli 2020

MADIUN – Rapid test gratis bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) benar-benar membantu masyarakat. Seperti yang dirasakan Alfreda Parisya, peserta UTBK warga Klegen ini. Dia mengaku ragu mengikuti UTBK karena syarat rapid test tersebut. Pasalnya, rapid test secara mandiri tidak murah. Mulai Rp 250 ribu hingga Rp 600 ribu. Karenanya, layanan rapid test gratis tersebut disambut dengan senyum oleh Alfreda.

‘’Senenglah, merasa terbantu. Sebelumnya agak ragu. Biayanya kan mahal, sekarang sudah merasa terbantu sekali,’’ kata gadis 18 tahun itu.

Alfreda mengaku mengetahui informasi rapid test gratis tersebut dari madiuntoday. Seperti diketahui, madiuntoday merupakan portal berita terkait Kota Madiun. Di dalamnya terdapat berbagai informasi mulai dari program dan kebijakan pemerintah serta hal yang positif dan menginspirasi di Kota Madiun secara umum. Tak heran, informasi terkait layanan rapid test gratis tersebut juga tersedia di madiuntoday.

‘’Kemarin malam baca di madiuntoday. Kebetulan saya memang sedang butuh rapid test itu. Hari ini langsung ke sini,’’ ungkap Alfreda yang akan mengikuti UTBK masuk Unnes tersebut.

Selain gratis, persyaratannya juga cukup mudah. Yakni, membawa kartu peserta ujian dan KTP. Namun, untuk yang menginginkan surat keterangan sehat, pihak Puskesmas mengenakan biaya administrasi Rp 15 ribu. Besaran itu sudah sesuai dengan Perda Kota Madiun.

Rapid test gratis ini hanya untuk peserta yang ber-KTP Kota Madiun. Artinya, mereka yang ber-KTP luar kota tidak akan dilayani biarpun dulunya bersekolah di Kota Madiun. Layanan rapid test gratis ini hanya pada saat hari kerja dan pada jam loket pelayanan. Yakni, mulai pukul 07.00-11.00 untuk Senin sampai Kamis dan pukul 07.00-10:30 untuk Jumat. (dhevit/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!