Siapkan Payung Hukum Pendekar Waras, Walikota Sebut Perwalinya Siap Dalam Waktu Dekat

Di Posting Oleh madiuntoday

14 Juli 2020

MADIUN – Program Pendekar Waras di Kota Madiun tampaknya bakal segera terealisasi. Bahkan, Walikota Madiun Maidi sudah menyiapkan Perwali terkait itu. Di dalamnya juga mengatur urusan resto tangguh dan sanksi bagi yang melanggar.

‘’Perwalinya, Rabu (besok) Insyaallah Jadi. Ini masih proses,’’ kata Walikota Maidi.

Di dalamnya bakal mengatur terkait penerapan protokol kesehatan dalam era new normal pandemi Covid-19 ini. Walikota mencontohkan aturan pemakaian masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Begitu juga peran Pendekar Waras yang bakal menjadi penegak disiplin protokol kesehatan tersebut.

‘’Nanti akan ada intelejen yang memantau secara diam-diam. Kalau ditemukan pelanggaran, misal kokinya tidak pakai masker, pemiliknya kita panggil,’’ ungkapnya.

Pemilik bakal dihadapkan tim Pendekar Waras dari seksi penindakan. Pemilik akan dijelaskan terkait pasal yang dilanggar dalam Perwali tersebut beserta sanksinya. Walikota menyebut sanksi bisa berupa penutupan sementara selama satu minggu. Jika ditemukan pelanggaran lain, penutupan bisa hingga masa pandemi usai.

‘’Resto yang seperti ini juga akan saya viralkan. Bahwa resto ini belum siap menjalankan protokol kesehatan. Biar jadi pembelajaran yang lain,’’ jelasnya.

Diviralkan karena pelanggaran tentu berdampak negatif bagi pemilik resto. Calon pembeli bisa saja takut datang. Akibatnya, pelanggan sepi dan pemasukan menurun. Hal itu dilakukan sebagai bentuk sanksi sosial.

‘’Kalau ini diviralkan karena pelanggarannya, orang yang mau datang akan mikir setelah sanksi dicabut nanti. Resto bisa sepi. Kalau dari awal menerapkan ketat protokol kesehatan yang mau beli juga percaya diri dan yakin kalau makan disitu aman dan nyaman,’’ terangnya.

Namun, Perwali dipastikan tidak mengatur pelanggar perseorangan. Mereka yang tidak memakai masker atau berkerumun bakal diminta untuk bubar. Walikota menyebut masyarakat Kota Madiun sejatinya sudah cukup tertib protokol kesehatan.

‘’Untuk pelanggar individu tidak termasuk. Kalau ada pelanggaran langsung kita minta pulang gitu saja,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

MADIUN – Ada yang berbeda dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan kali ini. Tidak ada upacara Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Kota Madiun. Upacara sakral itu hanya berlangsung di istana negara. Sedang, walikota dan Forpimda mengikuti secara virtual dari Kota...

Don`t copy text!