Produktif di Usia Senja, Sulap Bungkus Minuman Sachet Jadi Kerajinan Tangan Menawan

Di Posting Oleh madiuntoday

16 Juli 2020

MADIUN- Siapa sangka, di tangan nenek yang berusia 73 tahun itu, bungkus plastik dari minuman sachet instan bisa diubah menjadi berbagai macam kerajinan tangan yang menawan. Seperti taplak meja, tas, hingga tikar anyam. Semua dibuat oleh tangan terampil Nenek Asih, perempuan yang tinggal di Jalan Pilang Agung, Kelurahan Pilangbango, Kota Madiun.

Menganyam limbah minuman sachet instan menjadi aktivitasnya sehari-hari. Mulai dari memilah bungkus, mencuci, hingga menganyam limbah bungkus yang memiliki motif senada.

Dengan penuh ketelatenan, nenek Asib mengerjakan seluruh proses menganyam itu. Tak kurang dalam sehari dirinya bisa menghasilkan minimal dua baris anyaman.

“Tetangga yang punya warung ngasih bungkus bekas minuman sachetnya ke saya, lalu saya buat anyaman. Awalnya ya cuma untuk mengisi waktu luang saja,” terangnya.

Namun lama kelamaan, lanjutnya, banyak warga sekitar lingkungannya yang melirik buah tangan buatannya. Untuk setiap karyanya, dirinya mematok harga Rp 300.000 hingga Rp 400.000 untuk tikar anyam berukuran 2x1meter dihargai sekitar.  Sedangkan untuk taplak meja diharga Rp 75.000 per buahnya.

“Belum saya jual, tapi kalau ada yang nawar saya berikan. Biasanya sama anak-anak saya diikutkan pameran di kelurahan atau di tempat kerjanya,” ungkapnya.

Tak sekadar mengisi waktu luang, Nenek Asih berharap, melalui kegiatan yang dilakukannya itu bisa sedikit membantu dan mengurangi pencemaran lingkungan. Utamanya yang berkaitan dengan pencemaran sampah plastik yang sulit untuk diuraikan.

“Daripada sampah dibakar, lebih baik di daur ulang seperti ini. Bisa digunakan kembali dan bisa untuk mengisi kegiatan,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!