Resmikan Masjid Abdurrahman, Walikota Harap Masjid Kian Ramai Kegiatan Ibadah Warga

Di Posting Oleh madiuntoday

30 Juli 2020

MADIUN – Satu lagi rumah ibadah yang didirikan di wilayah Kota Madiun. Yakni, Masjid Abdurrahman yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor. Masjid dengan konsep Arabic minimalis itu diharapkan mampu menjadi ruang baru bagi masyarakat dalam kegiatan keagamaan maupun sosial.

Prosesi peresmian Masjid Abdurrahman dihadiri oleh Walikota Madiun Maidi, Kamis (30/7). Dalam sambutannya, walikota berharap rumah ibadah tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga sekitar.‘’Mari kita ramaikan masjid,’’ ujarnya.

Pada kesempatan itu, walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kegiatan di masjid. Selain sebagai upaya untuk meramaikan masjid, juga menjadi cara agar semakin dekat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

‘’Jadi, Kota Madiun tidak hanya maju dari segi infrastruktur dan intelektual, tapi juga religius,’’ imbuhnya.

Masjid Abdurrahman diambil dari nama pemilik tanah tersebut. Para ahli waris sepakat menjadikan rumah masa kecilnya itu sebagai tempat ibadah. ‘’Kami persembahkan masjid ini kepada warga Kota Madiun, khususnya warga Nambangan Lor,’’ tutur perwakilan keluarga, Musthofa.

Masjid Abdurrahman berdiri di atas tanah seluas 240 meter persegi dan memiliki tiga lantai. Lantai paling bawah merupakan basement yang digunakan sebagai tempat wudlu dan toilet. Kemudian, lantai 1 adalah ruang ibadah berkapasitas 175 jamaah. Sedangkan, lantai paling atas adalah ruang ibadah berkapasitas 100 jamaah.

‘’Harapannya, masjid ini bisa dimanfaatkan oleh warga dan ke depannya kami juga akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan bagi warga sekitar,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)

Artikel Terkait

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

MADIUN – Ada yang berbeda dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan kali ini. Tidak ada upacara Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Kota Madiun. Upacara sakral itu hanya berlangsung di istana negara. Sedang, walikota dan Forpimda mengikuti secara virtual dari Kota...

Don`t copy text!