Pemkot Kurban 3 Ekor Sapi, Sebagian Daging Kurban Dibagikan Dalam Bentuk Lauk Bersama Nasi

Di Posting Oleh madiuntoday

31 Juli 2020

MADIUN – Pelaksanaan ibadah Idul Adha tidak hanya sedikit berbeda di masa pandemi Covid-19 ini. Namun, pola pembagian daging kurban Pemerintah Kota Madiun juga sedikit berbeda. Daging kurban tidak hanya dibagikan sekaligus. Namun, disimpan sebagian untuk dibagikan beberapa hari berikutnya. Bukan dalam bentuk daging mentah. Tetapi sudah dalam bentuk olahan bersama dengan nasinya. Hal itu dilakukan agar pemanfaatan daging kurban bisa lebih optimal.

‘’Pola pembagiannya juga berbeda. Daging ini sebagian diserahkan kepada pihak yang menerima. Kalau ada sisa, kita simpan dulu untuk diolah dan dibagikan bersama nasi,’’ kata Walikota Madiun Maidi usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Agung Baitul Hakim, Jumat (31/7).

Walikota berencana membagikan tiga ribu nasi dengan lauk daging kurban beberapa hari mendatang. Waktunya belum dipastikan. Sebagian daging hewan kurban tersebut akan diserahkan kepada Dewan Masjid Indonesia Kota Madiun untuk disimpan dan diolah nanti. Namun, untuk yang dibagikan usai penyembelihan akan langsung diberikan kepada masyarakat.

‘’Yang dibagikan langsung tetap, tapi sebagian kita simpan untuk diolah dan dibagikan bersama nasi tiga sampai empat hari setelahnya. Jadi bisa lebih mengena,’’ jelas walikota.

Masyarakat, kata walikota, dimungkinkan mendapatkan lebih dari satu bungkus daging dalam sehari. Artinya, daging bisa menumpuk di rumah. Ada juga yang menjualnya. Padahal, salah satu manfaat daging kurban untuk peningkatan sistem imun dalam masa pandemi seperti saat ini. Karenanya, walikota berinisiatif mengatur pembagiannya agar keberadaan daging benar-benar termanfaatkan secara maksimal.

‘’Masyarakat bisa mengolah sendiri daging kurban hasil pembagian hari ini atau besok. Nanti kita berikan lagi yang sudah olahan beberapa hari kemudian. Jadi konsumsi daging bisa secara kontinyu,’’ ungkapnya.

Pemerintah Kota Madiun berkurban tiga ekor sapi tahun ini. Dua sapi bakal disembelih di Masjid Agung Baitul Hakim. Satu lainnya di Masjid Az-Zahro Balai Kota. Salah seekor di antaranya memiliki bobot 985 kilogram. Dua ekor sapi tersebut masing-masing seharga Rp 40 juta. Seekor lainnya seharga Rp 34 juta. Selain itu, Pemkot Madiun juga mengadakan pembagian daging untuk 815 anak stunting. Daging yang dibagikan untuk anak stunting tersebut di luar hewan kurban untuk masyarakat. Masing-masing anak akan mendapatkan 1 kilogram daging. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 80 juta. Pembagiannya, bakal melibatkan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

‘’Prinsipnya daging kurban ini tidak hanya untuk pemenuhan gizi masyarakat. Tetapi juga dalam rangka menghadapi Covid-19,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

Sosialisasikan Peringatan HUT Kemerdekaan, Pemkot Gelar Forum Kehumasan

MADIUN – Ada yang berbeda dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan kali ini. Tidak ada upacara Detik-detik Proklamasi di Alun-alun Kota Madiun. Upacara sakral itu hanya berlangsung di istana negara. Sedang, walikota dan Forpimda mengikuti secara virtual dari Kota...

Don`t copy text!