Sejumlah Komoditas Turun Harga, Kota Madiun Alami Deflasi Juli 2020

Di Posting Oleh madiuntoday

4 Agustus 2020

MADIUN – Sejumlah komoditas mengalami penurunan harga selama Juli 2020. Di antaranya, bawang putih, bawang merah, beras, daging ayam ras, dan gula pasir. Hal inipun memicu deflasi di Kota Madiun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, tercatat deflasi 0,04 persen pada Juli 2020. ‘’Stok bahan kebutuhan pokok di pasaran cukup banyak. Sedangkan, penurunan daya beli masyarakat sudah turun sejak awal pendemi dimulai,’’ tutur Kepala BPS Kota Madiun Umar Sjaifuddin, Selasa (4/8).

Tak hanya di Kota Madiun, deflasi juga terjadi di wilayah Jatim dan Nasional. Yakni, 0,29 persen untuk Jatim dan 0,10 persen untuk Nasional. Dari delapan kabupaten/kota penghitung inflasi di Jatim, empat di antaranya juga mengalami deflasi. Termasuk, Kota Madiun.

Lebih lanjut, Umar menjelaskan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memang penyumbang deflasi tertinggi. Yakni, dengan andil -0,2172 persen. Namun, ini bukan satu-satunya alasan. Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga menyumbang deflasi sebanyak -0,0187 persen.

Sementara itu, sejumlah komoditas menjadi penyumbang inflasi. Di antaranya, nasi dan lauk, mie, emas perhiasan, telur ayam, sekolah dasar, bimbingan belajar, pisang, dan cabe rawit.

‘’Berdasarkan 11 kelompok pengeluaran, dua mengalami deflasi dan sembilan lainnya inflasi,’’ imbuhnya.

Jika dibandingkan dengan delapan kabupaten/kota penghitung inflasi lainnya, Kota Madiun ada di urutan ke-lima. Sedangkan, inflasi tertinggi diraih oleh Kota Probolinggo sebesar 0,16 persen dan deflasi tertinggi adalah Kota Surabaya sebesar 0,41 persen. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!