Dari Tangan Terampil Fatmalia, Kain Goni Disulap Jadi Kerajinan Tangan yang Menawan

Di Posting Oleh madiuntoday

5 Agustus 2020

MADIUN- Karung goni bekas pakai di bidak pasar milik tetangganya, memantik tangan terampil Fatmalia untuk mengubahnya menjadi kerajinan tangan yang menawan. Darisanalah cerita asal muasal ratusan tas berukuran besar, clutch, dompet, hingga sovenir dari kain goni dibuatnya.

Tak sekadar membuat, lewat keterampilan dan ketelatenannya itu, banyak pesanan dari luar pulau Jawa berdatangan tiap bulannya. Mulai pesanan dari Palu, Makassar, Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Di sini masih jarang untuk produk dari kain goni yang dijadikan handcraft. Makannya saya pilih untuk dijadikan kerajinan karena tekstur dan material yang unik,” ungkap warga yang berdomisili di Jalan Semangka, Kelurahan Kejuron Kota Madiun.

Mulai dari memilah kain goni kualitas terbaik, mencuci, merebus, menjemur, hingga menjahit, seluruhnya dilakukan berdua bersama sang suami. Ibu dua anak itu mengaku, dalam pengerjaan satu tas berukuran 40×35 sentimeter, dirinya membutuhkan waktu kurang lebih selama 2 hingga 3 hari.

“Ya karena semua kita lakukan sendiri, benar-benar disortir sampai tidak ada serabut-serabut yang biasanyanya di kain goin. Makannya waktu pengerjaan cukup panjang,” ucapnya.

Tak main-main, ratusan pesanan tiap bulannya bisa didapatkannya. Harga yang dipatok untum tiap barangnya pun beragam, mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 250.000. Tak hanya membuat kerjinan tangan, melalui handcraft yang dibuatnya dari kain goni ini dirinya berharap juga dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

“Kain goni yang kita ambil ini kan hasil daur ulang. Kami berharap juga bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga keberlangsungan lingkungan agar tetap asri dan tidak malah menambah limbah lain,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!