Tak Lekang Oleh Zaman, Jipang Buatan Mbah Galimin Tetap Jadi Primadona di Pasaran

Di Posting Oleh madiuntoday

7 Agustus 2020

MADIUN- Istilah jipang pasti asing di telinga sebagian orang. Namun tidak dengan Mbah Galimin. Selama 40 tahun lebih dirinya menggeluti usaha jipang dan berondong. Kudapan tradisional yang berbahan dasar beras dan jagung itu, telah menjadi mata pencaharian utama pria yang tinggal di Jalan Mangga, Kota Madiun itu, selama ini.

Selama itu pula, kakek yang kini memiliki 12 cucu itu, bersama dengan istri, anak, hingga cucu-cucunya, dengan penuh ketelatenan dan disiplin memproduksi jipang dan berondongnya sendiri. Mulai dari membersihkan beras dan jagung, memutar mesin berondong untuk memanaskan biji jagung sampai merekah. Hingga merekatkan plastik kemasan dengan sebuah cimpli.

“Dulu tahun 1985 pernah keliling sampai Karangjati, Ngawi. Tapi karena dimakan waktu, sekarang pemasaran cuma di pasar besar dan dikerjakan sendiri sama anak cucu,” aku Galimin.

Kakek berusia 68 tahun itu bercerita, dulunya dia punya tiga mesin pembuat berondong dan memiliki pegawai hingga 20 orang yang membantunya untuk membuat jipang dan berondong. Namun karena semakin tahun peminat jipang dan berondong tak sebanyak dulu. Kini dirinya hanya memiliki satu alat pembuat berondong.

“Kuncinya telaten dan disiplin. Meskipun tidak sebanyak dulu, setiap hari bikin 10 kilo beras dan 15 kilo jagung selalu habis,” ungkapnya.

Dalam sehari, tak kurang dari 150 pack jipang dan berondong diproduksinya untuk kemudian dipasarkan di Pasar Besar Kota Madiun. Dari ketelatenannya selama bergelut membuat kudapan tradisional itu, Mbah Galimin mengaku bisa menyekolahkan 5 orang anaknya hingga membawa anak-anaknya sukses di masa kini.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!