Lebih Dekat dengan Tim Penyemprot Disinfektan Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

18 Agustus 2020

Bekerja Setiap Hari, Tak Jarang Kena Sasaran Komplain dan Caci Maki

MADIUN – Bagaimana rasanya bekerja setiap hari tanpa pernah sekalipun libur? Seperti itulah kegiatan tim penyemprot disinfektan Kota Madiun. Salah satunya, tim penyemprot dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Madiun. Yap, mereka melakukan penyemprotan setiap hari sejak pandemi Covid-19 berdampak di Kota Madiun beberapa bulan belakangan. Tim bukan hanya melayani permintaan masyarakat. Penyemprotan juga dilakukan rutin setiap 14 hari sekali.

‘’Kami sudah memiliki agenda penyemprotan secara rutin setiap 14 hari sekali di setiap titiknya. Jadi ada dan tidaknya permintaan penyemprotan, kami tetap bertugas,’’ kata Kasi Pelayanan PMI Kota Madiun Yulius Victoria, Selasa (18/8).

Agenda rutin tersebut sudah menjangkau 27 kelurahan. Artinya, tidak ada satu pun kelurahan yang belum terjangkau penyemprotan disinfektan. Itu bergulir rutin secara bergantian setiap dua minggu sekali tadi. Durasinya, mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Yulius menyebut itu jika jam normal. Artinya, jika tidak ada permintaan penyemprotan. Baik dari masyarakat maupun pimpinan.

‘’Setiap daerah kasus konfirmasi, tempat tinggal dan lingkungan sekitarnya wajib dilakukan penyemprotan. Dari pimpinan biasanya juga menghendaki penyemprotan di titik-titik tertentu,’’ ungkapnya.

Artinya, Yulius dan tim wajib standby sewaktu-waktu. Sebab, permintaan bisa datang secara mendadak. Ibu belum permintaan masyarakat. Biasanya datang dari warga yang ingin menggelar pesta pernikahan. Bisa empat kali dalam sehari. Pun. sebelum dan sesudah. Seperti halnya pelaksanaan Sunday Market di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun. Sebelum dan sesudahnya selalu dilakukan penyemprotan.

‘’Kalau Sunday Market, penyemprotan dilakukan malam pukul 23.00 hari sebelumnya. Karena mulainya kan pagi sekali ya. Sesudahnya juga kita semprot lagi, biasanya pas tengah siang,’’ jelasnya sembari menyebut khusus tempat masjid dan gereja penyemprotan dilakukan setiap Jumat.

Keterbatasan Personil

Jadwal penyemprotan yang super padat dan mengalir setiap hari tersebut hanya dikerjakan empat orang petugas dari PMI Kota Madiun. Rinciannya, driver, teknisi, dan dua orang penyemprot. Biasanya juga dibantu petugas dari Dinkes dua orang namun kendaraan tersendiri. Khusus PMI Kota Madiun memang memiliki kendaraan tersendiri bantuan dari PMI Provinsi Jatim. Bantuan juga beserta cairan disinfektannya.

‘’PMI juga dapat bantuan satu kendaraan roda tiga dari Kementerian Lingkungan Hidup. Rencananya, penyerahan dilakukan besok,’’ imbuhnya.

Kendaraan roda tiga tersebut cukup dibutuhkan. Sebab, bisa masuk hingga lingkungan padat khas perkotaan. Sebelumnya, petugas harus jalan kaki dan melakukan penyemprotan menggunakan spray punggung untuk menjangkau daerah padat. Cara seperti itu juga dilakukan sebelum bantuan mobil penyemprot datang.

Suka Duka

Yulius menyebut ada banyak suka duka selama bertugas melakukan penyemprotan. Suka, karena bisa membantu memutus rantai penularan Covid-19. Yulius dkk termasuk garda depan penanganan Covid-19. Apresiasi dari masyarakat juga menjadi kebanggaan tersendiri. Yulius mengaku kerap mendapat suguhan minuman hingga ajungan jempol dari warga.

Namun, ada juga yang sebaliknya. Yulius mengaku komplain warga juga kerap didera. Maklum, tidak semua masyarakat memiliki pemahaman yang sama. Bahkan, ada yang marah-marah karena khawatir hewan piaraan mati. Padahal, pihaknya bersama Dinas Kesehatan sudah melakukan uji coba pada unggas jenis ayam bekisar dan tidak mati.

‘’Ada yang marah-marah, mintanya ada pemberitahuan terlebih dahulu sebelum penyemprotan agar bisa siap-siap dulu. Ada yang mengeluh dengan alasan waktu lalu sudah. Ya maklum, karena setiap orang punya pemikiran yang berbeda-beda,’’ jelasnya sembari menyebut masyarakat bisa menghubungi PMI atau Dinkes Kota Madiun bagi yang menginginkan penyemprotan disinfektan. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 20 September 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/  

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

Tak Ada Tambahan Konfirmasi, Dua Sembuh Hari Ini

MADIUN – Dua kasus Covid-19 sembuh di Kota Madiun. Yakni, kasus nomor 38 dan 76. Tambahan ini menjadikan kasus sembuh mencapai 88 orang dari 104 kasus konfirmasi sampai saat ini. Kasus...

Don`t copy text!