Pelaku Perjalanan Berpotensi Tinggi Tertular Covid-19, Lebih Baik di Rumah Jika Urusan Tak Mendesak

Di Posting Oleh madiuntoday

13 September 2020

MADIUN – Pelaku perjalanan memang berpotensi tertular Covid-19. Seperti tambahan satu kasus konfirmasi di Kota Madiun ini. Kasus konfirmasi nomor 99 ini memiliki riwayat pejalanan ke Banyuwangi seminggu sekali. Kasus nomor 99 ini berinisial RAAP (28) berjenis kelamin laki-laki warga Kelurahan Madiun Lor. RAAP sejatinya warga asli Banyuwangi yang bekerja di salah satu perusahaan di Kota Madiun. RAAP rutin pulang ke daerah asalnya setiap satu minggu sekali.

Kasus konfirmasi ini mengemuka saat RAAP menjalani rapid test untuk keperluan perjalanan. Perjalananan ke luar kota yang bersangkutan batal karena rapid test tersebut menunjukkan hasil reaktif. RAAP menjalani isolasi mandiri. Rapid test kembali dilakukan setelah masa isolasi selesai. Rapid test kedua di tempat berbeda itu juga menunjukkan hasil reaktif. RAAP lantas melakukan swab mandiri di salah satu laboratorium swasta. RAAP terkonfirmasi positif Covid-19. RAAP menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun.

Pelaku perjalanan memang berpotensi tinggi tertular Covid-19. Apalagi, daerah yang dituju memiliki kasus konfirmasi cukup tinggi. Berdasar data di http://infocovid19.jatimprov.go.id/ yang diakses pada Minggu (13/9), Kabupaten Banyuwangi termasuk daerah di Jawa Timur dengan kasus konfirmasi tinggi mencapai 1.025 kasus. Penularan bisa saja terjadi saat berada di daerah tersebut maupun saat perjalanan. Bahkan, penularan bisa juga terjadi di Kota Madiun. Karenanya, kewaspadaan harus terus ditingkatkan dimanapun berada.

Kasus konfirmasi di Kota Madiun mencapai 99 orang. 79 di antaranya telah sembuh, 14 orang masih dalam perawatan, tiga orang isolasi mandiri di rumah, dan 3 orang meninggal dunia. (vincent/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!