PSC Jadi Andalan Wisata, Wali Kota Targetkan Lima Ribu Wisatawan Perharinya

Di Posting Oleh madiuntoday

29 September 2020

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun tengah getol menyiapkan tempat-tempat wisata. Satu persatu destinasi baru bermunculan. Mulai Pahlawan Street Centre (PSC), Taman Sumber Wangi, Jalur Sepeda Wisata, Agrowisata Ngrowo Bening, sentra kuliner Rimba Darma, Tugu Pendekar, Sunday Market Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun, dan banyak lagi lainnya. Keberadaan sejumlah tempat tersebut tentu bukan hanya memberikan manfaat wisata. Namun, juga menjadi sarana pemacu ekonomi. Wali Kota Madiun Maidi menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan di Kota Madiun usai pandemi nanti.

‘’Kota kita dikelilingi 9 kabupaten dengan jumlah penduduknya mencapai 8 juta. Dari angka itu kita targetkan ya rata-rata lima ribu pengunjung setiap harinya,’’ kata Wali Kota Maidi.

Target tersebut cukup realistis. Sebab, itu baru dihitung dari daerah sekitar. Padahal, wali kota optimis banyak daerah lainnya yang tertarik datang. Kunjungan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah beberapa waktu lalu jadi buktinya. Bahkan, ketua komisi menyebut bakal mendorong daerah serupa di Jawa Tengah untuk meniru. Sejumlah daerah tersebut juga disebut bakal berkunjung untuk melihat. Hal tersebut tentu menambah daya tarik tersendiri bagi yang lain.

‘’Kita juga terus berbenah di titik-titik yang lain. Artinya, mereka yang datang tidak hanya menikmati satu destinasi nanti,’’ imbuhnya.

Karenanya, fasilitas terus dilengkapi. Kota Madiun juga memiliki bus wisata. Bus tersebut juga melewati rute sepeda wisata nantinya. Hanya, penumpangnya tidak boleh turun di tempat destinasi yang dilewati rute sepeda. Mereka hanya turun di titik berangkat. Yakni, depan Balai Kota. Artinya, naik bus wisata hanya untuk melihat destinasi yang disuguhkan.

‘’Skema-skema ini terus kita siapkan dari sekarang. Setelah Covid-19 selesai, kran kita buka, sudah, lautan manusia ada di Kota Madiun,’’ ucapnya optimis.

Wali kota mengajak masyarakat untuk juga bersiap dari sekarang. Masyarakat, kata wali kota, jangan hanya jadi penonton. Namun, harus jadi raja di kota sendiri. Mereka yang memiliki produk unggulan untuk disiapkan. Kedatangan wisatawan nanti merupakan pangsa pasar strategis.

‘’Kalau ada lima ribu wisatawan setiap hari, berapa potensi ekonomi di dalamnya. Karenanya, kita harus mempersiapkan diri dari sekarang,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!