Petugas Kembali Beri Peringatan, Langgar Parkir Berulang Siap-siap Kena Tilang

Di Posting Oleh madiuntoday

30 September 2020

MADIUN – Himbauan dan peringatan kepada pelanggar parkir rutin dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Petugas Dinas Perhubungan kota setempat kembali turun memberikan himbauan kepada pelanggar, Selasa (29/9). Setidaknya, dua mobil dan sepuluh kendaraan roda dua tercatat melanggar. Kendati sekedar himbauan petugas melakukan pendataan. Denda menanti jika pelanggaran terulang.

‘’Kalau sesuai Perda 37/2018, untuk penggembokan kita kenakan denda Rp 100 ribu. Tetapi karena ini masih pandemi, hanya kita berikan peringatan dan pembinaan. Tetapi kalau kita temukan pelanggaran lagi, ya terpaksa kita kenakan denda,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Harum Kusumawati, Rabu (30/9).

Harum menyebut aturan parkir diatur dalam UU 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Selain itu juga diatur dalam perwal. Salah satunya, parkir di tempat larangan parkir atau parkir bukan pada tempatnya. Salah satunya, trotoar. Petugasnya juga menemui itu dalam razia. Penggembokan sebagai bentuk peringatan. Petugas meninggalkan stiker dengan nomor telepon yang bisa dihubungi. Pemilik bisa menghubungi nomor tersebut. Petugas akan datang memberikan pembinaan sebelum gembok dilepas.

‘’Pelanggar juga kita mintai surat pernyataan. Kalau ke depan melanggar harus siap dilakukan penilangan,’’ ungkapnya.

Harum berharap pengendara tertib terkait parkir. Pihaknya memang tidak memberlakukan denda di masa pandemi ini. Namun, jika pelanggaran dilakukan berulang, pihaknya siap melakukan sanksi dena. Pihaknya mengaku rutin melakukan monitoring keliling. Minimal tiga kali dalam sebulan dengan waktu yang tak ditentukan. Artinya, razia secara acak dengan sasaran titik rawan pelanggaran.

‘’Prinsipnya kita lebih menekankan langkah persuasif dengan memberikan himbauan, peringatan, dan pembinaan. Kami harap masyarakat tertib dan disiplin,’’ pungkasnya. (nanda/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Awan Mendung Menggelayut di Atas Langit Kota Madiun

Awan Mendung Menggelayut di Atas Langit Kota Madiun

MADIUN- Dampak fenomena La Nina akan dapat dirasakan di Kota Madiun dan sekitarnya dalam beberapa waktu kedepan. Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi yang menyatakan bahwa saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di...

Bebas Zona Merah, 50 Persen Wilayah Jatim Berstatus Zona Kuning

Bebas Zona Merah, 50 Persen Wilayah Jatim Berstatus Zona Kuning

SURABAYA – Upaya penanganan Covid-19 di Jawa Timur semakin membuahkan hasil yang optimal. Bahkan, sejak Selasa (20/10) sudah tak ada lagi kota/kabupaten yang berstatus zona merah. Bahkan, 50 persen di antaranya telah berstatus zona kuning. Atau, beresiko rendah. ‘’Dua...

Don`t copy text!