Bangun Jembatan dan Gapura, Jadi Upaya Tanggap Mitigasi Bencana Anggota

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Oktober 2020

MADIUN- Ada saja kegiatan yang dilakukan oleh pramuka kwartir cabang Kota Madiun. Setelah sukses menggelar east java green scout innovation (EJGSI),  kali ini pramuka memberikan gebrakan dengan mengikuti lomba gelar pionering 500 tongkat yang diadakan oleh kwartir daerah Jawa Timur.

Para pramuka penegak itu nantinya akan membangun sebuah jembatan dan gapura. Tak sehari langsung jadi, jembatan dan gapura yang berbahan tongkat dan tali itu, ditaksir bakal memakan waktu pengerjaan selama kurang lebih satu minggu.

“Panjangnya sekitar 6 kali sambung tongkat. Bentang sungai sekitar 5 meter. Ke atas, tiga tongkat sepanjang 4 meter setengah. Intinya kita membuat sesuatu yang aplikatif. Ini hari pertama membuat, pelaksanaannya 1 hingga 12 Oktober,” jelas Andalan Muda Kwarcab Madiun Suryono, Kamis (1/10).

Lebih lanjut Suryono menjelaskan, jembatan bermenara, nantinya akan diaplikasikan pada daerah yang terisolir oleh alur sungai dalam kondisi normal atau paska bencana. Jembatan itu merupakan jembatan portabel atau yang dapat dipindah-pindahkan.

“Nanti ada 4 menara yang dapat digunakan sebagai pos untuk memantau situasi dan kondisi yang terjadi saat jembatan sudah dipasang di tengah aliran sungai dan juga ada gapura,” ungkapnya.

Sementara itu, Suryono juga mengatakan, karena adanya pandemi, lomba yang biasanya digelar di Surabaya terpaksa harus dilakukan di kwarcab masing-masing daerah. Dengan sistem, panitia per kwarcab mengirimkan video tiap tahapan pelaksanaan pembangunan jembatan.

“Harapannya melalui lomba ini bisa dijadikan sebagai momen bagi para pramuka penegak untuk lebih sigap dalam mitigasi bencana,” pungkasnya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!