Kurangi Tatap Muka, BPJS Kesehatan Cabang Kota Madiun Manfaatkan Pandawa

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Oktober 2020

MADIUN – Pandemi Covid-19 menyebabkan seluruh instansi pemerintahan mengurangi intensitas tatap muka dengan masyarakat. Meski begitu, pelayanan wajib terus berjalan optimal seperti hari biasanya. Untuk itu, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Pandawa.

Fasilitas baru ini merupakan akronim dari Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa). Sehingga, masyarakat Kota Madiun yang membutuhkan pelayanan administrasi di BPJS Kesehatan bisa menghubungi nomor 0852-3156-2209 melalui chat Whatsapp.

‘’Meski interaksi minimal, tapi pelayanan tetap maksimal,’’ ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Madiun Henri Army Iriawan saat menggelar Media Gathering di Hotel Aston, Selasa (29/9).

Adapun layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui Pandawa antara lain penambahan dan pengurangan anggota keluarga, perubahan fasilitas kesehatan, perubahan kelas rawat, perubahan identitas, cetak dan kirim kartu, update nama bayi, serta pecah KK.

Meski begitu, BPJS Kesehatan tetap memberikan pelayanan tatap muka bagi masyarakat yang membutuhkan. Misalnya, dalam keadaan darurat atau warga Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Selain Pandawa, BPJS Kesehatan juga meluncurkan layanan chat Whatsapp atau Telegram lainnya. Yakni, Chat Assisstant JKN (CHIKA) di nomor 0811-8750-400 yang langsung terhubung dengan server kantor pusat. Layanan ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan informasi dan pengaduan. Serta, Call Center di nomor 1500-400.

‘’Seluruh layanan ini juga bisa diakses melalui Mobile JKN. Masyarakat juga bisa memaksimalkan pelayanan melalui aplikasi tersebut. Di dalamnya juga disediakan skrinning mandiri Covid-19,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Awan Mendung Menggelayut di Atas Langit Kota Madiun

Awan Mendung Menggelayut di Atas Langit Kota Madiun

MADIUN- Dampak fenomena La Nina akan dapat dirasakan di Kota Madiun dan sekitarnya dalam beberapa waktu kedepan. Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi yang menyatakan bahwa saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di...

Bebas Zona Merah, 50 Persen Wilayah Jatim Berstatus Zona Kuning

Bebas Zona Merah, 50 Persen Wilayah Jatim Berstatus Zona Kuning

SURABAYA – Upaya penanganan Covid-19 di Jawa Timur semakin membuahkan hasil yang optimal. Bahkan, sejak Selasa (20/10) sudah tak ada lagi kota/kabupaten yang berstatus zona merah. Bahkan, 50 persen di antaranya telah berstatus zona kuning. Atau, beresiko rendah. ‘’Dua...

Don`t copy text!