Masker Berstandar SNI Bisa Homemade, Ini Bahannya Menurut IDI…

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Oktober 2020

MADIUN – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian telah merumuskan standar masker kain yang aman. Tidak hanya lapisannya yang minimal dua layer. Tapi juga mampu melindungi penggunanya dari penularan virus.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Madiun dr Tauhid Islamy, Sp.OG menuturkan, bahan kain yang sesuai standar cukup mudah ditemui di pasaran. Sehingga, dapat diproduksi sendiri. ‘’Tidak harus produksi pabrikan,’’ ujarnya saat diwawancarai dalam event Media Gathering bersama BPJS Kesehatan di Hotel Aston, Selasa (29/9).

Menurut Tauhid, ada dua bahan yang dibutuhkan. Yakni, lapisan dalam berupa kain yang mudah menyerap air. Contohnya, kain katun. Sedangkan, lapisan luar adalah jenis kain yang kedap air. Agar virus yang tersebar melalui droplet tak mudah tembus.

Lebih lanjut, Tauhid mengungkapkan bahwa IDI menyambut baik standar masker kain yang ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Dia berharap, keluarnya standar terhadap masker kain ini tidak memberatkan masyarakat. Juga, mampu menekan angka penularan Virus Korona di Indonesia.

Meski demikian, Tauhid menekankan bahwa penelitian terhadap masker ini masih terus berjalan. Sehingga, aturannya pun dapat berubah seiring dengan penemuan yang baru. Untuk itu, dia berharap masyarakat dapat terus memperbarui informasi dan mengikuti protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

‘’Dalam terminology wabah, kita tidak bisa egois karena siapa saja bisa asimtomatis. Artinya, yang sehat juga bisa menyebarkan virus. Mari kita tinggalkan masker satu lapis,’’ tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!