Tekan Penularan, Imunitas Tenaga Kesehatan Semakin Ditingkatkan

Di Posting Oleh madiuntoday

1 Oktober 2020

MADIUN – Tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan memang rentan tertular Covid-19. Tak heran, jika tenaga kesehatan banyak yang terkonfirmasi Covid-19. Tak terkecuali di Kota Madiun. Karenanya, wali kota terus memberikan perhatian khusus bagi tenaga medis maupun tenaga kesehatan di Kota Madiun. Salah satunya, dengan memberikan susu, telur, dan buah kepada petugas garda terdepan itu sebagai peningkatan imunitas.

‘’Semua tenaga kesehatan kita beri tambahan makanan agar imunnya baik. Ini juga sebagai langkah pencegahan selain dari APD dan rapid test berkala,’’ kata wali kota, Kamis (1/10).

Wali kota tak menampik ada banyak tenaga kesehatan warga Kota Madiun yang positif Covid-19. Bahkan, dalam sekali waktu tercatat pernah langsung sebelas kasus. Kesemuanya merupakan kontak kasus nomor 102 yang juga tenaga kesehatan. Artinya, dari satu tenaga kesehatan ini kemudian muncul konfirmasi baru di lingkup tenaga kesehatan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Madiun. Karenanya, peningkatan imunitas tenaga kesehatan di Pemerintah Kota Madiun dinilai perlu. Sebab, sesama petugas kesehatan saling berhubungan bahkan antar rumah sakit sekalipun.

‘’Yang tertular maupun yang masih suspek jelas sudah melaksanakan isolasi di rumah sakit. Kalau masyarakat ragu, kita tambah isolasi di asrama haji. Selesai masa isolasi kita beri surat keterangan sudah sehat saat kembali ke masyarakat,’’ terang wali kota.

Wali kota berencana untuk mempercepat masa isolasi dengan berbagai kegiatan yang meningkatkan imunitas tubuh. Rencana itu juga untuk masyarakat. Warga yang menunjukkan hasil rapid test reaktif dan harus melaksanakan isolasi bakal dikumpulkan di stadion wilis. Mereka diajak berolahraga, makan-makanan bergizi seimbang, dan juga memberikan hiburan. Seperti tayangan komedi dan lainnya. Kegiatan tersebut dinilai dapat meningkatkan sistem imun agar masa isolasi bisa dipercepat.

‘’Jadi juga kita beri hiburan seperti lawak atau lainnya biar senang. Kalau senang sistem imun naik. Yang harusnya isolasi sampai 14 hari, dengan cara itu kita coba lima hari selesai,’’ pungkasnya sembari menyebut rencana tersebut masih akan dirapatkan dengan OPD terkait. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!