Antisipasi Banjir di Musim Penghujan, BPBD Aktifkan EWS di Tiga Titik

Di Posting Oleh madiuntoday

20 November 2020

Kota Madiun – Sejumlah titik di Kota Pendekar yang rawan luapan air dan menyebabkan banjir telah dipasangi Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini terhadap banjir. Setidaknya, EWS telah diaktifkan di tiga titik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Yakni di Kelurahan Patihan, Kelun, dan Bok Malang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Agus Hariono EWS dipasang sebagai alarm untuk memberikan peringatan dini jika suatu waktu ajr sungai meluap akibat curah hujan yang deras.

“Tujuannya agar masyarakat lebih tanggap saat ada bencana. Artinya mereka sudah tau harus apa dan bagaimana sesuai kondisi dan waktu yang tepat,” ungkapnya.

Early Warning System, menurut Agus, memiliki prinsip utama untuk mentransmisi atau memberikan informasi cepat, akurat, tepat sasaran, dan mudah dipahami. Namun sayangnya, sebagian masyarakat belum memahami fungsi EWS tersebut.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, saat lampu pada alat menyala dan berwarna merah dan sirine berbunyi, maka sudah dapat dipastikan hal tersebut sebagai tanda siaga. Namun terkadang masyarakat belum menyadari hal tersebut.

“Memasuki musim penghujan ini kita sudah melakukan pengecekan EWS di tiga lokasi. Termasuk ganti aki dan cek alat. Saya harap masyarakat lebkh aware dengan keberadaan alat ini, supaya bisa lebih waspada,” jelasnya.

Tak hanya mengaktifkan EWS, sebagai upaya penanggulangan bencana, BPBD juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk melatih agar masyarakat bisa menjalankan mitigasi bencana secara mandiri sebelum petugas datang ke lokasi.

“Sebenarnya banjir ini bisa kita cegah. Salah satu caranya jangan buang sampah sembarangan, apalagi buangnya ke sungai,” pungkasnya.
(istimewa/kus/madiuntoday)

Artikel Terkait

Don`t copy text!