Punya Kultur Toleran, Editor in Chief The Big Durian News: Inilah Indonesia dan Masih Dipertahankan di Kota Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

22 November 2020

MADIUN – Perubahan di Kota Madiun terbukti menarik untuk dunia internasional. Hal itu diungkapkan Editor in Chief The Big Durian News Telly Nathalia yang berkunjung di Kota Pendekar, Minggu (22/11). Kantor berita yang berkantor di Senayan Jakarta itu memang getol mengenalkan produk-produk tanah air dan Asia ke dunia internasional.

‘’Visi-misi kita memang ingin menjadi media alternatif yang mengangkat nilai-nilai dan cara pandang Indonesia dan Asia ke dunia internasional. Karenanya, produk media kita berbahasa Inggris,’’ katanya usai bertemu Wali Kota Madiun Maidi.

Telly dan tim memang melakukan wawancara dengan orang nomor satu di Kota Madiun tersebut. Tujuannya, menggali potensi Kota Madiun dan cara pandang wali kota dalam membenahi kota. Telly menyebut ada banyak yang membuatnya kaget. Menurutnya, Kota Madiun, jauh lebih bagus dari ekspektasi awal di benaknya.

‘’Awal memang kita ingin mengangkat INKA sebagai produsen kereta api yang sudah ekspor. Kita memang punya program Made in Indonesia. Termasuk UMKM yang produknya sudah ekspor. Tetapi begitu turun dari stasiun, kami langsung berfikir ada banyak hal menarik untuk digali di sini. Makanya berupaya menggali lebih jauh dengan bertemu wali kota,’’ imbuhnya.

Telly yang kali pertama datang itu awalnya berfikir ke Kota Madiun seperti daerah lain. Namun, di luar dugaan. Ada banyak bangunan bersejarah yang terawat baik. Kondisi semakin menarik dengan hadirnya fasilitas kekinian seperti pedestrian Jalan Pahlawan dan 1.500 wifi. Menurutnya, perpaduan bangunan-bangunan kuno dengan fasilitas modern bisa menjadi satu konsep yang menarik.

‘’Di sini masyarakatnya juga ramah dan toleran. Saya melihat tidak ada masyarakat yang berlebihan dalam beragama. Ada banyak bangunan cagar budaya tempat beribadah dari berbagai agama yang letaknya cukup berdekatan dan masih terjaga sampai sekarang. Kami langsung berfikir kalau ini menarik. Ini lho Indonesia yang kita impikan dan ini semua masih dipertahankan di Kota Madiun,’’ jelasnya sembari menyebut masyarakat Indonesia era dulu memiliki toleransi tinggi.

Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi kepedulian insan pers seperti The Big Durian News. Apalagi, sudah jauh-jauh dari Ibu Kota datang langsung mengeksplor Kota Madiun. Wali Kota tentu merasa terbantu akan promosi yang dilakukan. Pun, promosi dilakukan secara gratis alias cuma-cuma. Wali kota menyebut pemerintah butuh peran media seperti The Big Durian News dalam pembangunan.

‘’Saya sangat mengapresiasi kepedulian media akan apa yang sudah kita dilakukan. Semoga dengan promosi ini kota kita semakin dikenal di dunia internasional,’’ harap wali kota. (ws hendro/agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Don`t copy text!