Armaya : Langsung Kerja, Tuntaskan Program Baris II


MADIUN – Armaya, anggota DPRD yang Kamis (26/10/2017) besok akan dilantik sebagai Wakil Wali Kota Madiun periode 2014-2019 bertekad langsung bekerja menjelankan tugas kedinasan pada jabatan barunya. Ia siap untuk menuntaskan berbagai program kerja Baris (Bambang-Rismiyanto) Jilid II yang mungkin tersendat.

“RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang telah digariskan oleh Baris Jilid II akan kami, saya dan Wali Kota (Sugeng Rismiyanto), kawal sampai tuntas,” ungkap Armaya di tengah persiapannya menghadapi pelantikannya sebagai wakil wali kota Madiun, Selasa (24/10/2017).

Menurut Armaya, perubahan kedudukan dari legislatif menjadi eksekutif tidak boleh menjadi alasan untuk menunda-nunda pekerjaan. “Saya akan langsung bekerja. Berkoordinasi dengan Pak Wali dan segera mengerjakan hal-hal yang belum rampung. Kalau dengan OPD tentunya saya akan secepatnya beradaptasi. Harapannya, di sisa waktu yang ada, berbagai kegiatan bisa diselesaikan,” ujarnya.

Sejumlah proyek yang sempat mangkrak akan menjadi prioritasnya. Ia menilai masih ada cukup waktu untuk mengejar ketertinggalan proyek. Terutama untuk proyek-proyek yang harus selesai pada akhir Desember mendatang.

Armaya mengaku tidak pernah terbayang dibenaknya bisa menjadi wakil wali kota Madiun. “Menurut saya ini adalah amanah dan tantangan bagi saya untuk bekerja lebih baik. Dulu legislatif, sekarang harus jadi eksekutif. Dengan pengalaman tujuh tahun sebagia anggota dewan (DPRD Kota Madiun) saya yakin penyesuaian dengan lingkungan kerja yang baru,” tuturnya.

Untuk persiapan pelantikan, Armaya mengaku sudah mencapai 95 persen. Untuk menyaksikan pelantikannya, politisi yang akrab disapa Yayak menyatakan ada 10 orang yang akan jadi undangandan akan hadir di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Soal pengganti dirinya, Armaya mengatakan hal ini akan diurusi oleh DPC Partai Demokrat. “Nanti akan ada mekanismenya tersendiri. Saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD Kota Madiun, dan nanti akan ada Pergantian Antar Waktu (PAW) sampai masa jabatan selesai di Agustus 2019 nanti,” ujarnya.

Armaya terpilih sebagai Wakil Wali Kota menggantikan Sugeng Rismiyanto yang dilantik menjadi wali kota Madiun menggantikan Bambang Irianto yang dihentikan jabatannya karena kasus tindak pidana korupsi. Yayak secara mutlak memperoleh suara terbanyak mengungguli Muhammad Yamin dalam rapat paripurna DPRD Kota Madiun melakukan dengan agenda pemilihan wakil wali kota Madiun sisa masa jabatan 2014-2019 di gedung DPRD setempat, 28 Agustus lalu.

Pada pemilihan calon wawali yang dilakukan secara voting tertutup, 28 surat suara dari 29 jumlah anggota dewan dinyatakan sah, sedangkan satu surat suara dinyatakan tidak sah atau rusak. Dari jumlah itu, Armaya memperoleh 23 suara sedangkan M. Yamin 5 suara. Dengan demikian, calon wakil walikota terpilih, diamanahkan kepada Armaya.

#tolakcukaiilegal
#sebarkankontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi

Mungkin Anda juga menyukai