Jadi Moderator Dialog, Sekda Maidi Malah Mengocok Perut Hadirin

MADIUN – Sekda Pemkot Madiun Maidi ternyata memiliki bakat sebagai moderator ulung sekaligus komedian. Setidaknya terlihat saat kunjungan kerja (Kunker) Pemkot Madiun di Kelurahan Rejomulyo dan Pilangbango, Senin (13/11). Sekda tampak enjoy dan membaur dengan masyarakat. Tak heran, sesi dialog ditengah kunker tampak hidup namun menarik dan berbobot.

‘’Silahkan usul yang jelek-jelek. Jangan yang baik-baik saja. Pokonya jangan hanya asal bapak senang. Bapak juga perlu dibuat tidak senang juga,’’ kata Sekda Maidi mengawali dialog.

Awalan sekda langsung disambut tawa peserta. Suasana sekejap cair. Sekda mengawali dialog dengan memberikan motovasi kepada masyarakat. Itu mengemuka saat melihat dekorasi ruang dialog yang ditata apik dengan produk sayuran hijau milik masyarakat setempat. Mulai sawi hidroponik, cabai, serai, hingga terong. Sekda mengancungi jempol ide tersebut. Dia berharap produk ditingkatkan.

‘’Di sejumlah hotel dan restoran, harga jus sayuran dipatok Rp 70 ribu. Padahal, itu sayuran sama seperti yang ditanam ibu-ibu. Mungkin ibu-ibu bisa menciptakan inovasi baru terkait sayuran ke depan. Misal jus wortel campur terong. Jangan dijual dulu. Kasih ke bapak-bapaknya sebagai uji coba,’’ ungkapnya yang lagi-lagi disambut tawa hadirin.

Jurus sekda cukup meningkatkan antusiasme masyarakat. Tak heran, masyarakat berebut tunjuk jari begitu sesi dialog dimulai. Beberapa pertanyaan mengemuka. Uniknya, sekda berhasil menembak keinginan masyarakat sebelum pertanyaan selesai diutarakan. Lagi-lagi, membuat gedung pertemuan di kelurahan kembali bergemuruh. Seperti pertanyaan Tri Istini, anggota PKK Kelurahan Pilangbango yang berharap adanya bonus tahunan.

‘’Stop, saya paham bu. Anggota PKK selalu ditagih laporan setiap bulan. Masak ya kerja bakti terus. Begitu kan bu,’’ ujar beliau yang tentu disambut tawa ibu-ibu.

Tepuk tangan hadirin kembali bergemuruh setelah mendengar jawaban sekda. Sebab, pertanyaan bukan hanya sekedar dicatat. Beberapa di antaranya diputus langsung. Seperti usulan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di jalan baru samping Kali Sono, program bedah rumah, hingga permintaan bantuan pemasaran usaha masyarakat. Sekda menginstruksikan kepala dinas terkait langsung menindaklanjuti. Bahkan, beliau bakal meninjau lokasi langsung untuk melihat progresnya.

‘’Lampu (PJU) tolong langsung dipasang. Tidak usah menunggu. Kan programnya ada. Untuk bedah rumah tolong itu disurvei. Kalau memang layak, segera saja dikerjakan. Kepada Bagian Humas tolong kalau ada kegiatan rapat, makanan dan minumannya sesekali pesan dari masyarakat sini (Pilangbango). Itung-itung membantu memasarkan,’’ tegasnya. (gik/kominfo)

Foto : WS Hendro/Diskominfo

Mungkin Anda juga menyukai