Mlaku Bareng Kang Osi Awali Tahapan Pilkada Kota Madiun

MADIUN – Sebanyak 1.200 warga Kota Madiun menjadi saksi dimulainya tahapan Pilwakot yang hari pencoblosannya adalah Rabu Pon 27 Juni 2018 mendatang.

Pada Minggu (12/77/2017) pagi, mereka mengikuti jalan santai dengan tajuk ‘Mlaku Bareng Kang Osi, Omah Demokrasi’. Sebuah kegiatan yang digelar KPU Kota Madiun untuk mensosialisasikan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Madiun yang telah dimulai sejak Juli lalu.

“Kita undang warga untuk menyaksikan tahapan demi tahapan. Kali 1.200 warga ikut jalan santai Mlaku Bareng Kang Osi untuk melihat secara langsung Launching Tahapan Pilkada,” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Madiun Sasongko usai acara.

Peluncuran Pilkada Kota Madiun yang akrab disebut pilwakot sendiri ditandai dengan pemindaian telapak tangan Ketua KPU Kota Madiun, Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto, Ketua DPRD Kota Madiun Istono dan Ketua KPU Jawa Timur Eko Sasmito. Pemindaian ini membuka berbagai kunci dalam yang secara simbolis menandai dimulainya tahapan Pilwakot Madiun.

Wali Kota Sugeng Rismiyanto menyatakan agar seluruh warga Kota Madiun, terutama para pemilih pemula, untuk turut serta mensukseskan Pilkada Kota Madiun. Caranya dengan tidak lupa untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan.

“Dan menurut saya, para pemilih pemula ini perlu informasi yang jelas (soal tahapan dan para pasangan calon) sehingga bisa memilih pemimpin masa depan yang sesuai keinginannya,” ungkap Wali Kota.

 

Wali Kota berharap, dengan telah dimulainya tahapan Pilkada Kota Madiun, maka seluruh pihak terkait bisa bekerja sama untuk berpartipasi mensukseskan pilkada. Pesta demokrasi ini, lanjutnya, bukan hanya hajatan milik KPU Kota Madiun dan Pemkot Madiun.

“Ini kegiatan yang kita laksanakan lima tahun sekali. Pemimpin yang akan membawa kota ini semakin baik, makin sejahtera, ya ditentukan pada pilkada ini. Dan jangan golput, itu sikap yang tidak bagus,” ungkapnya.

Kita berharap Pilwakot Madiun sukses dan mendapatkan pemilih yang bisa semakin mensejahterakan Kota Gadis ini. Lalu, jangan lupa guys, tinggalkan rokok ilegal. Rokok ilegal adalah rokok tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai bukan peruntukannya. Perlu diketahui, sebagian cukai yang terbayar akan dikembalikan ke daerah-daerah untuk bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal positif. Mulai dari meningkatkan keterampilan kerja, mendukung perokonomian masyarakat dan meningkatkan fasilitas kesehatan umum hingga perbaikan infrastruktur.

Mungkin Anda juga menyukai