Peringati Pendahulu, Sat Brimob Tabur Bunga di TMP

MADIUN – Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jawa Timur tak akan pernah lupa dengan para pendahulunya. Satu hari menjelang hari jadinya yang ke-72, satuan polisi berseragam serba hitam ini menggelar apel penghormatan dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Madiun, Senin (13/11/2017).

Tabur bunga ini menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Brimob tahun 2017 yang jatuh setiap 14 November. Apel penghormatan ini dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Jatim, Kombespol Totok Lisdiarto, diikuti sejumlah personel beserta ibu-ibu Bhayangkari.

Kombespol Totok Lisdiarto mengatakan, tabur bunga bertujuan mengenang para pahlawan dalam hal ini sejumlah personel Brimob yang gugur dalam peristiwa tahun 1948.

“Jangan sampai terjadi lagi peristiwa 1948 itu. Tujuannya ya kita mengenang, bagaimana susahnya mereka. Kita kemarin sudah merasakan napak tilas mulai dari Surabaya ke sini (Madiun) dan ini tidak mudah,” ungkap Kombes Pol. Totok Lisdiarto.

Di usia Korps Brimob yang sudah 72 tahun, pihaknya berharap keberadaannya lebih dicintai masyarakat. Karena itu konsep upacara memperingati HUT Brimob yang tahun ini dipusatkan di Alun-Alun Kota Madiun, Selasa (14/11/2017) dirancang tidak terlalu formal. Harapannya masyarakat bisa ikut membaur di dalamnya.

Direncanakan, Kapolda Jatim, Inspektur Jenderal Polisi Machfud Arifin bertindak selaku inspektur upacara pada kegiatan upacara HUT Brimob ke-72. “Setelah upacara, malamnya ada panggung prajurit untuk sinergitas TNI/Polri, pemda dan masyarakat,” katanya.

Selain hiburan gratis, korps Brimob juga menyiapkan makanan gratis. Sebanyak 72 gerobak makanan yang disiapkan, yang masing-masing rombongnya ada 72 porsi. HUT ke-72 Korps Brimob Polri mengambil tema ‘Dengan Semangat Sinergitas Korps Brimob Polri Mewujudkan Profesional, Modern, Terpercaya (Promoter) untuk Meraih Kepercayaan Mayarakat’.

Waspadai juga peredaran rokok ilegal. Rokok ilegal adalah rokok tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai yang bukan peruntukannya. Perlu diketahui, dana bagi hasil cukai hasil tembakau bisa bermanfaat bagi masyarakat. Mulai dari meningkatkan keterampilan warga, memajukan perekonomian dan meningkatkan fasilitas kesehatan.(DIY/Diskominfo)

Mungkin Anda juga menyukai