MADIUN – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Madiun semakin dekat. Tahapan demi tahapan dilaksanakan. Seperti hari ini yang merupakan hari terakhir pendaftaran pasangan calon (Paslon). Kesibukan ekstra terlihat di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Madiun beberapa hari terakhir. Selain menyiapkan tempat, petugas juga wajib memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung kelancaran proses pendaftaran.

‘’Kalau dikatakan sibuk, ya pasti sibuk. Sudah sejak beberapa minggu terakhir malahan,’’ kata Ketua KPUD Kota Madiun Sasongko, Rabu (10/1).

Utamanya, lanjut dia, pada minggu ini. Pihaknya harus sudah mempersiapkan segala ubo rampe pendaftaran paslon yang mulai dibuka, Senin (8/1) lalu. Kesibukan memuncak sejak dua hari sebelum hari pertama pendaftaran. Mulai pemasangan tenda, setting meja, kursi, serta area konferensi pers. Pihaknya juga wajib menyiapkan perangkat pendukung agar siap pada posisi dan fungsinya. Sasongko menyebut suasana kantor KPUD Kota Madiun seperti tak beristirahat. Petugas bekerja hingga lewat tengah malam. Rata-rata baru beristirahat setelah pukul 02.00 saban hari. Pun, sudah kembali sibuk pagi harinya. Maklum saja, pendaftaran paslon memang cukup menyita perhatian.

‘’Prinsipnya kami harus siap. Sekecil apapun potensi kendala yang muncul kami siapkan langkah antisipasinya,’’ ungkapnya.

Kesibukan petugas KPUD wajar mengingat pendaftaran tidak hanya melibatkan satu dua orang. Namun, hingga ratusan orang dari pendukung masing-masing paslon. Pendukung fanatik ini bukan hanya mengantarkan sampai ke kantor KPUD Kota Madiun di Jalan Mobilisasi Pelajar nomor 2 itu. Namun, menunggu hingga proses verifikasi berkas pendaftaran selesai dilaksanakan. Mereka ingin memastikan paslon yang didukung lolos dan resmi mendaftar untuk bertarung di pilwalkot 27 Juni mendatang.

Tak heran, kesibukan dobel mengemuka. Bukan hanya petugas KPUD, kesibukan juga terlihat pada petugas keamanan. Petugas sudah standby di sekitar lokasi sejak beberapa jam sebelum pendaftaran. Pun, pengamanan berlapis. Mulai dilokasi utama, sejumlah jalan sekitar, hingga jalur yang digunakan paslon untuk menuju kantor KPUD. Pengamanan lebih ekstra saat hari pertama pendaftaran lalu. Sebab, dua paslon mendaftar dihari yang sama. Pun, waktunya nyaris bersamaan.

‘’Alhamdulillah pendaftaran berjalan lancar. Semoga tetap terjaga hingga semua tahapan selesai dilaksanakan,’’ pungkasnya.

Nah itu guys, sedikit gambaran kesibukan petugas KPUD dan keamanan dalam melaksanakan tugas masing-masing. Dukung terus kinerja mereka demi terlaksananya pemilihan kepala daerah yang langsung, bersih, jujur dan adil. Ini juga demi menghasilkan kepala daerah yang sesuai dengan harapan masyarakat. Jangan lupa gunakan hak suara saat pencoblosan 27 Juni mendatang. Jaga terus kesehatan dengan berolahraga dan istirahat cukup. Jangan racuni tubuh dengan mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok. Bagi kalian yang merokok, jangan beli yang ilegal ya. Merugikan negara dan masyarakat. Dan cukai dari rokok legal merupakan sumber pemasukan negara dan sebagian dananya diperuntukkan kepada masyarakat. Membeli rokok legal berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat. So, jadi pembeli yang bijak ya. (agi/diskominfo).