MADIUN – Tol Madiun sebentar lagi bakal beroperasi. Kendati tidak melintas langsung di Kota Madiun, dekatnya gerbang pintu tol dari kota pecel memunculkan keuntungan tersendiri. Salah satunya, potensi ekonomi. Masyarakat kudu bersiap.
 
‘’Jelas akan berpengaruh. Paling tidak Kota Madiun jadi tempat transit setelah atau sebelum masuk tol,’’ kata Kabid Sosbud Bappeda Kota Madiun Arif Endro, Rabu (7/3).
 
Apalagi, gerbang tol hanya berjarak sekitar sepuluh menit perjalanan dari Kota Madiun. Pengemudi atau pengendara pastinya butuh tempat istirahat. Kota Madiun pastinya menjadi salah satu pilihan. Nah, masyarakat dan pemerintah wajib menangkap potensi ini.
 
‘’Masyarakat dan pemerintah harus menyiapkan apa saja yang dapat disuguhkan kepada pengendara dan pengemudi yang singgah ini,’’ ujarnya.
 
Arif menyebut tidak harus menunggu. Sebaliknya, wajib disiapkan mulai sekarang. Mulai kuliner, wisata, hingga tempat peristirahatan seperti hotel. Namun, masyarakat juga harus kreatif, inovatif, dan berani berakrobatik. Potensi yang ada wajib dikemas dan dikembangkan secara apik.
 
‘’Siapa yang tidak mengenal pecel Madiun. Tetapi, harus lebih dikembangkan. Promosi juga harus digencarkan,’’ ungkapnya.
 
Promosi dapat dimulai sejak dari jalur tol. Mulai baleho hingga memasang stan saat di rest area. Pengendara atau pengemudi pastinya akan mencari kuliner di Kota Madiun jika ingin mampir. Belum lagi potensi budaya dan jasanya. Pencak silat hingga tarian khas Kota Madiun pastinya juga memiliki penikmat tersendiri.
 
‘’Kota Madiun memang bukan daerah tujuan. Namun, setidaknya memiliki potensi tersendiri. Tinggal bagaimana mengemasnya agar berdaya tarik,’’ tuturnya.
 
Belum lagi potensi wisata di daerah sekitar. Ini menjadi keuntungan tersendiri. Apalagi, Kota Madiun memiliki banyak hotel berbintang yang belum dimiliki daerah sekitar. Dengan menginap, pastinya juga memunculkan multiplier effect bagi sektor lain di Kota Madiun. Salah satunya, jual-beli barang-barang kebutuhan rutin hingga urusan perbengkelan kendaraan.
 
‘’Harus tetap optimis. Tantangan harus jadi peluang. Tetapi pastinya butuh upaya dan usaha,’’ jelasnya.
 
Nah itu guys, jalan tol Madiun memang belum dibuka. Namun, potensi yang ke depan wajib segera ditangkap. Kendati Kota Madiun bukan daerah tujuan, potensi yang dimiliki pastinya juga bakal dilirik. Namun, tentu dengan lihai mengemas dan mempromosikan setiap potensi yang ada.
 
Jaga terus kesehatan dan selalu patuhi aturan. Patuhi juga aturan cukai. Ada tiga barang cukai yang beredar di tanah air. Yakni, hasil tembakau (rokok, cerutu, vapor, dll), etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan ketiga barang tersebut menggunakan pita cukai asli saat diperjualbelikan. Pelanggaran atas cukai bisa berujung pidana. So, jadi pembeli yang bijak ya. (ws hendro-agi/diskominfo).