MADIUN – Car Free Day (CFD) menjadi hal lumrah di setiap daerah. Termasuk di Kota Madiun. Terdapat paket komplit dalam kegiatan saban Minggu pagi ini. Mulai ajang wisata, jalan-jalan, olahraga, kuliner, hingga jual-beli. Perputaran uang di dalamnya, jangan ditanya. Diprediksi hingga ratusan juta rupiah hanya dalam kurun waktu beberapa jam.

‘’Hanya ingin jalan-jalan sekalian cari sarapan,’’ kata Febrina Dian, salah seorang warga saat CFD, Minggu (12/3).

CFD memang layaknya tempat wisata. Menjadi ajang berkumpulnya keluarga. Seperti Febrina yang datang bersama keluarga besarnya. Tujuannya, mencari sensasi kuliner yang berbeda. Beragam makanan tersaji di sepanjang Jalan Pahlawan sebagai lokasi CFD di Kota Madiun itu. Lebih dari ratusan jenis.

Mulai makanan berat hingga jajanan ringan. Bahkan, masyarakat dapat menemukan makanan tempo dulu yang mungkin mulai jarang ada seperti es didot hingga getuk. Febrina menyebut CFD merupakan paket komplit. Tidak hanya memanjakan lidah, namun juga mata. Terdapat banyak pilihan belanja di sana. Harganya, juga cukup terjangkau.

‘’Yang jualan banyak. Kalau beruntung bisa dapat barang bagus dengan harga terjangkau,’’ ujarnya.

CFD juga ajang unjuk gigi. Berbagai komunitas turut nimbrung untuk unjuk kebolehan. Seperti komunitas pecinta kucing ini yang memanfaatkan CFD untuk menunjukkan hobi. Masyarakat memang butuh pengakuan sebagai mahkluk sosial. CFD dinilai tepat lantaran banyaknya masyarakat yang datang.

Beda orang beda pendapat. Widi, salah seorang pengunjung lain menyebut perlu adanya penataan ulang kegiatan CFD. Sebab, sudah kelewat padat. Apalagi, di satu jam terakhir sebelum usai. CFD memang hanya dibatasi hingga pukul 08.00. Tak heran, dia menilai suasana jadi kurang nyaman.

Baca juga:   Bolos Kerja Setelah Lebaran, Pemkot Madiun Siapkan Sanksi

‘’CFD bagus dan memberikan banyak manfaat bagi banyak orang. Tetapi kalau ini ditata akan lebih baik lagi,’’ harapnya.

Dia tak membantah CFD paket komplit. Semuanya ada. Namun, sudah seperti pasar tumpah. Banyak pegadang yang menjorok ke tengah. Parahnya lagi, median tengah juga digunakan sebagai arena berjualan. Tak heran, jalan untuk masyarakat cukup sempit.

‘’Mungkin ada baiknya kalau arena CFD diperluas, tetapi penjualnya dibatasi,’’ katanya.

Nah itu guys, CFD cukup memberikan beragam manfaat bagi sebagian banyak orang. Perputaran ekonomi yang cukup besar terjadi disana. Namun, butuh penataan agar lebih nyaman. Pemerintah pastinya sudah menangkap itu. Harapannya, penataan segera dilakukan demi kesejahteraan masyarakat yang merata.

Jaga terus keindahan Kota Madiun dengan menaati aturan. Patuhi juga aturan cukai. Patuhi juga aturan cukai. Ada tiga barang cukai yang beredar di tanah air. Yakni, hasil tembakau (rokok, cerutu, vapor, dll), etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan ketiga barang tersebut menggunakan pita cukai asli saat diperjualbelikan. Pelanggaran atas cukai bisa berujung pidana. So, jadi pembeli yang bijak ya. (ws hendro,agi/diskominfo).