MADIUN – Pelayanan jemput bola kian marak di Kota Madiun. Bukan hanya layanan administrasi kependudukan milik Dispendukcapil. Dinas Penanaman Modal, PTSP, Koperasi, dan Usaha Mikro (DPMPKUM) Kota Madiun juga mendekatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya, layanan keliling kepengurusan ijin usaha mikro kecil (IUMK) yang mulai jalan sebulan terakhir.

‘’Prinsipnya pemkot ingin usaha mikro dan kecil di Kota Madiun ini berbadan hukum. Memiliki legalitas. Ini salah satu langkah mewujudkan itu,’’ kata Kepala DPMPKUM Kota Madiun Harum Kusumawati, Jumat (23/3/2018).

Pelayanan keliling diakuinya baru berjalan sekitar Februari lalu. Namun, terbukti mendongkrak pelayanan perijinan. Paling tidak, sudah sekitar 200 pelaku usaha yang melakukan kepengurusan perijinan melalui sistem keliling tersebut.

Pihaknya sengaja bekerja sama dengan kelurahan untuk sosialisasi. Satu persatu kelurahan dikunjungi. Kali terakhir di Kelurahan Banjarejo, Kamis (22/3) kemarin. Masyarakat cukup antusias. Setidaknya, 50 pelaku usaha kecil dan mikro kelurahan setempat datang melakukan kepengurusan ijin.

‘’Kami menargetkan dua ribu IUMK terbit dalam setahun ini. Ini penting karena perkiraan kami ada belasan ribu IUMK yang belum berijin di Kota Madiun,’’ ujarnya sembari menyebut pasang target 100 IUMK saban kelurahan.

Syaratnya cukup mudah. Masyarakat cukup membawa salinan KTP, KK, pasfoto dan surat keterangan dari kelurahan. Data yang masuk langsung diproses. Surat IUMK langsung terbit hari itu juga. Namun, pihaknya meminta masyarakat untuk pulang daripada menunggu. Surat bakal dititipkan pihak kelurahan untuk diambil sewaktu-waktu.

‘’Sebenarnya bisa sehari jadi. Tetapi daripada menunggu, kami sarankan untuk diambil lain hari di kantor kelurahan setempat,’’ ungkapnya sembari menyebut pihak kelurahan yang akan memberi kabar saat surat jadi.

Baca juga:   Komitmen Layanan Dokumen Kependudukan Satu Hari Langsung Jadi

Keberadaan surat IUMK ini cukup penting. Bukan sekedar legalitas. Namun, juga syarat pengajuan kredit murah di PD BPR Bank Daerah Kota Madiun. Pihaknya sengaja menggandeng Bank Daerah untuk penerbitan kartu IUMK. Salinan IUMK bakal dikirim ke Bank Daerah untuk pencetakan kartu.

Masyarakat tidak perlu datang mengambil. Petugas Bank Daerah Bakal mengirim kartu ke rumah pemohon. Ini dimanfaatkan untuk sosialisasi program kredit murah. Progam kredit UMKM tersebut terbukti cukup murah. Bunga pinjaman lebih ringan. Hanya 0,5 persen sebulan. Artinya, hanya enam persen setahun.

‘’Pemkot menggelontorkan Rp 12 miliar untuk kredit murah kepada masyarakat. Silahkan ini dimanfaatkan,’’ terangnya sembari menyebut pelayanan bakal semakin cepat tahun ini dengan adanya perijinan online.

Itu guys, pemerintah pastinya memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya. Bukan hanya mudah tapi juga dekat. Petugas datang langsung ke masyarakat. Ini pastinya cukup membantu. Memangkas waktu dan operasional. Mari manfaatkan layanan yang diberikan ini dengan bijak.

Jaga terus kesehatan dengan rajin berolahraga. Jangan racuni tubuh dengan mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok. Bagi kalian yang merokok, jangan beli rokok illegal. Mulai rokok tanpa pita cukai alias polos, berpita cukai palsu atau berpita cukai tidak sesuai peruntukkannya. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dana cukai dikembalikan untuk masyarakat. So, jadi pembeli yang bijak ya. (ws hendro,agi/diskominfo)