MADIUN – Open House Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi berhasil menyedot animo masyarakat. Setidaknya, ribuan masyarakat hadir melihat acara puncak rangkaian peringatan hari jadi ke-72 TNI Angkatan Udara itu. Maklum, berbagai acara menarik nan langka disuguhkan. Mulai pameran alutsista hingga akrobatik pesawat tempur dan simulasi penyelamatan menggunakan helikopter.

Kegiatan sudah dimulai sedari pagi. Masyarakat diberi kesempatan untuk menjajal lintasan tak off dan landing pesawat dengan sepeda. Fun bike dan dan fun run memang salah satu agenda. Beberapa di antaranya memilih langsung melihat pameran alutsista yang tertata apik di pinggir lintasan.

Beragam alat tempur dipamerkan. Mulai senapan berbagai ukuran hingga pesawat tempur. Di antaranya, shot gun, senapan serbu (SS2), rifle surgeon, sniper TRG, rifle ax-308, launcher rocket anti tank, alla gun, automatic grenade launcher, hingga triple gun PSU.

Sedang untuk pesawat, terdapat tiga jenis yang dipamerkan. Yakni, F-5 Tiger, F-16, dan T-50. Menariknya, sejumlah alutsista tersebut boleh digunakan sebagai properti foto. Tak heran, masyarakat mengantri di dekatnya.

“Kegiatan ini memang bertujuan untuk mendekatkan kepada masyarakat,” kata Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal TNI Syamsul Rizal, Minggu (15/4/2018).

Pihak Lanud juga menggandeng berbagai komunitas. Mulai komunitas mobil hingga aeromodeling. Tak heran, berbagai atraksi pesawat mini mengemuka. Ini cukup menghibur sebelum atraksi pesawat sungguhan tersaji.

Atraksi diawali dengan simulasi penyerangan di areal sulit. Pengiriman pasukan menggunakan helikopter dengan sistem rappeling. Helikopter super puma tersebut standby di ketinggian sekitar 30 meter. Satu persatu pasukan diturunkan menggunakan tali.

Baca juga:   Disaeroau Tinjau Kesiapan Lanud Iswahjudi

Terjadi pertempuran. Seorang anggota terluka. Helikopter kembali mengevakuasi. Lagi-lagi hanya menggunakan tali.

“Ini penyelematan anggota yang terluka di areal sulit. Jadi harus menggunakan tali, ” jelas Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi Mayor Hamdi Londong.

Simulasi berlanjut menggunakan pesawat tempur. Kali ini simulasi serangan udara langsung (SUL). Empat pesawat tempur jenis T 50 melintas dari arah utara. Pesawat lantas terbagi menjadi dua. Masing-masing pesawat saling berkejaran. Berbagai manuver dilakukan. Ledakan terjadi. Pesawat juga mengeluarkan flare.

“Ini simulasi pertempuran air to ground. Seolah pesawat membantu pertempuran di bawah, ” tambahnya sembari menyebut juga terdapat atraksi terjun payung.

Londong menambahkan, peringatan hari jadi berlangsung di beberapa daerah. Namun, dengan cara dan pengemasan yang berbeda-beda. Selain berbagai atraksi, pihaknya juga melaksanakan kegiatan sosial. Kegiatan open house juga diselingi pengundian doorprize dengan hadiah utama ibadah umrah. (ws hendro, agi/diskominfo).

Jaga terus ketertiban dengan mematuhi aturan. Patuhi juga aturan cukai. Terdapat tiga barang wajib cukai yang beredar di tanah air. Mulai hasil tembakau, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi kepada negara.