MADIUN – Fasilitas kredit murah bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMK) di Kota Madiun sebenarnya sudah lama ada. Tepatnya, sejak 2014 lalu. Pemkot Madiun memberikan anggaran penyertaan modal sebesar Rp 12 miliar untuk kegiatan itu. Namun, penyerapannya belum maksimal.

Sejak diterbitkannya Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), BPR Bank Daerah Kota Madiun mengambil inisiatif untuk menerbitkan kartu IUMK. Bersamaan dengan itu, mereka terus menggenjot penyerapan anggaran yang khusus bagi pelaku UMKM di Kota Madiun itu.

Direktur Utama BPR Bank Daerah Kota Madiun Ahmadu Malik Dana Logistia menuturkan, sejak dua bulan terakhir penyerapan anggaran untuk modal UMK semakin meningkat. Itu artinya, respon masyarakat terhadap fasilitas dari pemkot ini semakin besar. ‘’Karena bunganya sangat murah, tentu banyak yang berminat,’’ tuturnya.

Kredit UMK di BPR memang cukup ringan. Bunganya hanya 0,5 persen per bulan. atau, 6 persen per tahun. Jumlah pinjaman bisa mencapai Rp 50 juta tergantung dengan jaminan yang diberikan kepada pihak bank. Pinjaman ini hanya berlaku bagi pengusaha yang ber-KTP Kota Madiun dan memiliki usaha di Kota Madiun.

Menurut Ahmadu, sejak 2014 hingga 2017 penyerapan anggaran baru mencapai Rp 6,5 miliar. Namun, sejak dua bulan lalu penyerapannya melonjak. Bahkan, dalam kurun waktu empat bulan, mereka berhasil menyalurkan anggaran UMK hingga Rp 1,3 miliar. ‘’Sampai April saja sudah sampai Rp 7,8 miliar penyerapannya. Tiap bulan ada keluar dana sekitar Rp 500 juta,’’ ungkapnya.

Baca juga:   Kredit Murah BPR, Upaya Pemkot Kembangkan Dunia Usaha di Kota Pecel

Kini, dana penyertaan modal yang tersisa masih sekitar Rp 4,2 miliar. Ahmadu Optimis dana akan terserap tidak sampai akhir tahun. ‘’Kalau kebutuhan lebih dari Rp 12 miliar, maka akan kami pertahankan program ini,’’ imbuhnya.

Ahmadu mengatakan, sudah ada perputaran dana dari program kredit murah bagi UMK itu. Bahkan, tidak ada debitur yang bermasalah. Sehingga, proses pelunasan hutang berjalan lancar. ‘’Kami mempunyai AO (Account Officer, red) yang melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha yang menggunakan program kredit UMKM murah,’’ tandasnya. (Dhevit, irs/madiuntoday)

Nah, bagi pembaca MadiunToday yang memiliki usaha dan ingin mengembangkannya, kredit UMK murah dari BPR ini bisa jadi salah satu solusi. Syaratnya mudah. Antara lain, sudah memegang kartu IUMK yang diajukan melalui Dinas PTSP Kota Madiun serta memiliki jaminan yang cukup.

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.