MADIUN – Awal Ramadan tahun ini dipastikan jatuh pada, Kamis (17/5/2018) mendatang. Itu mengacu keputusan Kementerian Agama setelah sidang isbat, Rabu (16/5/2018) petang. Umat muslim pastinya mulai bersiap melaksanakan ibadah rutin tahunan tersebut.

Begitu juga dengan Pemerintah Kota Madiun yang turut menyiapkan aturan demi mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah puasa. Aturan dalam bentuk perwal itu sudah di meja walikota. Kendati belum ditanda-tangani, aturan diprediksi tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.

‘’Perwalnya memang belum disahkan. Tetapi secara garis besar poinnya sama,’’ kata Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono, Rabu (16/5/2018).

Hanya, terdapat perubahan untuk aturan buka tempat hiburan malam (THM). Pemkot melarang THM buka pada seminggu awal Ramadan dan dua hari saat lebaran. Ini berbeda dengan aturan main tahun lalu. Nardi menyebut, THM boleh buka pada dua hari H lebaran tahun lalu.

‘’Agar pelaksanaan lebaran lebih khusyuk, THM wajib tutup di dua hari awal lebaran,’’ ungkapnya.

THM diperbolehkan buka di minggu kedua hingga malam takbir. Hanya, jam buka dibatasi. Yakni, mulai pukul 21.00 hingga 00.00. THM yang dimaksud ini beragam. Mulai tempat karaoke, bola sodok, permainan ketangkasan elektronik dan kegiatan hiburan yang berada di hotel maupun rumah makan, kafe, maupun restoran. Sedang, diskotik wajib tutup selama Ramadan hingga lebaran hari kedua.

Baca juga:   Wisata Murah Meriah di Alun-alun Madiun

‘’Untuk rumah makan atau PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan makanan di siang hari wajib menggunakan kerai penutup,’’ ujarnya sembari menyebut pegadang kaset, vcd, maupun dvd yang berdekatan dengan musala untuk mengurangi volume atau bunyi yang ditimbulkan.

Pemkot juga menghimbau super market dan mall untuk mengumandangkan adzan saat Maghrib. Masarakat yang tidak berpuasa juga dihimbau tidak merokok, makan dan minum di tempat umum. Petasan dan kembang api juga menjadi perhatian. Masyarakat dilarang membakar atau membunyikan petasan, kembang api dan sejenisnya yang menimbulkan efek letusan yang mengganggu ibadah dan ketertiban umum.

‘’Penjual kembang api dan petasan juga harus berijin,’’ pungkasnya sembari menyebut penggunaan speaker masjid untuk tadarus hanya sampai pukul 23.00 selebihnya wajib menggunakan speaker dalam. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.