MADIUN – Ancaman teroris bisa datang kapan dan dimana saja. Kewaspadaan perlu selalu ditinggkatkan. Baik masyarakat maupun aparat keamanan. Berbagai langkah antisipasi dilaksanakan. Salah satunya, peningkatan kemampuan menembak bagi personil Polres Madiun Kota. Latihan sengaja melibatkan personil Brimob setempat.

‘’Ini merupakan latihan rutin yang ditingkatkan. Jadi bukan hanya karena ada kejadian di Surabaya. Latihan sudah kami lakukan rutin minimal sekali dalam sebulan,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu di sela latihan di lapangan menembak Brimob Madiun, Rabu (16/5/2018).

Latihan, kata dia, diharapkan menambah kemampuan personil. Ini penting agar anggotanya semakin terlatih. Khususnya dalam menggunakan senjata api (senpi). Terdapat dua senpi yang digunakan dalam berlatih. Yakni, jenis pistol revolver dan senapan serbu (SS). Dua senpi ini memang kerap digunakan anggota kepolisian dalam bertugas.

Menu latihan beragam. Mulai menembak dengan teknik tengkurap, duduk, dan berdiri. Satu persatu personil mendapat pelatihan. Mulai ketepatan sasaran hingga ketangkasan. Ini penting lantaran kondisi di lapangan tak menentu.

Baca juga:   Stop Calo, Ayo Urus Ijin Secara Mandiri

‘’Kejadian tidak dapat diprediksi. Anggota harus siap dan sigap kapan dan dimanapun,’’ tegasnya.

Terkait terorisme di Kota Madiun, Nasrun menyebut masih dalam kondisi aman sampai saat ini. Pihaknya mengaku telah melakukan tugas pengawasan dan pemantauan secara intensif. Pihaknya menyilahkan masyarakat untuk berkegiatan seperti biasa. Namun, tentu tetap harus waspada.

Pihaknya berharap masyarakat aktif. Terutama jika mendapati warga tak dikenal. Masyarakat segera melapor. Paling tidak kepada ketua RT masing-masing. Harapannya, potensi kejadian dapat segera tertangani secara cepat dan tepat.

‘’Pantauan sampai saat ini aman. Tetapi tetap harus waspada. Masyarakat diharap aktif turut menjaga keamanan dan ketertiban,’’ harapnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.