MADIUN – Hari raya Idul Fitri merupakan momentum berharga bagi umat muslim di tanah air. Menjadi ajang silaturahmi besar-besaran. Mulai silaturahmi antar tetangga sekitar hingga yang bertempat tinggal jauh disana. Tak heran, pemerintah memberlakukan cuti bersama untuk memberikan kesempatan masyarakat melaksanakan silaturahmi secara maksimal. Namun, dibalik itu terdapat sejumlah orang yang rela tetap bertugas. Tujuannya mulia, demi menjaga kelancaran dan kenyamanan masyarakat merayakan lebaran. Siapa saja mereka. Berikut petugas yang tidak melaksanakan libur lebaran versi madiuntoday.

1. Polisi
Profesi yang satu ini sudah dipastikan tidak mendapat jatah libur lebaran. Bahkan, di Kota Madiun disiagakan 300 personil untuk giat Ops Ketupat Semeru pengamanan lebaran. Petugas tersebar disejumlah pos dan keliling. Pos ini bakal siaga 24 jam.

2. TNI
Sama dengan Polisi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga tidak berlibur saat lebaran. Mereka tetap bertugas untuk membantu pengamanan di sejumlah pos. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang terpaksa tidak dapat pulang sama sekali lantaran bertugas di daerah perbatasan.

3. Satpol PP
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga tak kalah sibuk. Mereka tetap berpatroli dan berjaga saat lebaran nanti. Apalagi banyak kegiatan kepala daerah saat hari H lebaran. Mulai pelaksanaan Salat Ied hingga gelaran open house.

4. Satpam
Penjaga keamanan yang satu ini dipastikan juga tidak libur saat lebaran. Terutama untuk satpam komplek perumahan, pusat perbelanjaan, maupun rumah tinggal pribadi.

5. Petugas Dinas Perhubungan
Petugas yang satu ini nyaris sama dengan Satpol PP. Wajib melekat setiap kegiatan kepala daerah. Bedanya, petugas Dishub diprediksi lebih sibuk dari biasanya. Mereka wajib memastikan arus lalu lintas lancar saat arus mudik dan balik, menyiapkan rekayasa lalu lintas, hingga turut berjaga di sejumlah pos.

6. Petugas Pemadam Kebakaran
Bencana datang secara tak terduga. Begitu juga bencana kebakaran. Tak heran, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) wajib terus siaga. Apalagi, banyak rumah yang ditinggal kosong pemliknya selama libur lebaran. Bahaya kebarakan seringkali terjadi lantaran kurangnya kewaspadaan pemilik sebelum meninggalkan rumah.

Baca juga:   MACI Wadah Penghobi Motor Tua, Siap Gelar Jambore Nasional di Kota Pecel

7. Petugas Kesehatan
Sakit bisa datang secara tiba-tiba. Bahkan, dimusim lebaran jumlah pasien bisa saja membludak akibat kecelakaan lalu lintas. Petugas kesehatan baik itu dokter, perawat, hingga apoteker sekalipun dipastikan tetap bertugas saat libur lebaran.

8. Petugas Kebersihan
Petugas kebersihan Kota Madiun dipastikan tetap masuk seperti biasa. Hal itu dipastikan dari keterangan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

9. Pegawai SPBU
Padatnya arus kendaraan juga berdampak meningkatnya pembelian bahan bakar untuk kendaraan. Tak heran, banyak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang menerapkan sistem pelayanan 24 jam. Termasuk di Kota Madiun.

10. Pegawai pusat oleh-oleh, mall, dan restoran
Lebaran momentum untuk berlibur. Peluang ini tentu sayang jika terbuang bagi pengusaha. Tak heran, sejumlah pengusaha mewajibkan karyawannya untuk lembur. Biasanya karyawan rumah makan, pusat oleh-oleh, maupun mall.

11. Penjaga Pintu Tol
Tol Madiun resmi beroperasi sebelum beberapa bulan lalu. Kendati sistem pembayaran saat di pintu tol sudah lebih canggih kini, keberadaan petugas tetap tidak dapat tergantikan. Artinya, mereka wajib bertugas kendati kebanyakan orang merayakan liburan.

12. Pegawai Jasa Transportasi
Lebaran merupakan musim padatnya lalu lintas. Baik darat, air, maupun udara. Tak heran, jasa transportasi ketiganya cukup repot selama musim lebaran. Petugasnya, tentu tak dapat jatah libur. Di Kota Madiun dapat dilihat di stasiun dan terminal.

13. Pegawai Perhotelan
Kota Madiun memiliki beragam jenis hotel. Mulai kelas melati hingga bintang empat. Kebanyakan kamar hotel telah penuh bahkan sebelum musim lebaran tiba. Pemilik hotel tentu tak ingin tamunya tak terlayani maksimal jika meliburkan karyawannya.

14. Wartawan atau Jurnalis
Informasi menjadi sebuah kebutuhan kini. Profesi pewarta tentunya malah semakin sibuk saat libur lebaran. Para kuli tinta ini dipastikan tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.

Nah itu guys beberapa petugas yang merelakan waktunya demi orang lain. Kita wajib bersyukur. Atas jasa para petugas ini, dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Bagi sahabat madiuntoday yang mudik tahun ini, jangan lupa untuk terus jaga kesehatan. Jangan memaksakan diri di jalan raya. Segera beristirahat jika rasa capek melanda. Selain itu, jauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Yakni, rokok polos alias tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai bukan peruntukkannya. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.