Klinik Upaya Berhenti Merokok (UBM) Puskesmas Oro-oro Ombo sengaja jemput bola ke sekolah untuk menekan kebiasaan merokok. (dhevit - madiuntoday)

MADIUN – Remaja dan rokok merupakan fenomena yang sulit dipisahkan. Makin banyak remaja yang mengenal, mencoba, bahkan sudah menjadi pecandu. Upaya penekanannya terus dilakukan. Klinik Upaya Berhenti Merokok (UBM) Puskesmas Oro-oro Ombo sengaja jemput bola ke sekolah untuk mewujudkan itu.

‘’Upaya berhenti merokok harus berdasar keinginan pribadi. Kami tidak bisa memaksa. Dengan pemeriksaan kandungan CO dalam tubuh, kesadaran para remaja ini kami harap dapat tumbuh,’’ kata konselor UBM Cherlly Prita saat pemeriksaan di SMK Gamaliel, Kamis (11/10).

Konseling dan pemeriksaan dilakukan. Pemeriksaan menggunakan Co Analyser. Pelajar wajib meniupkan nafasnya pada alat. Angkapun keluar. Baiknya, angka dibawah enam. Rentang tujuh hingga sepuluh masuk kategori ringan. Rentang sebelas hingga 20 kategori sedang. Di atasnya, masuk kategori berat. Cherrly tak membantah ada enmpat siswa yang memiliki kandungan CO dalam paru-paru dengan kategori berat. Tiga lainnya masuk sedang. Namun, lebih banyak lagi yang tercatat di angka nol.

‘’Alat ini hanya mendeteksi kandungan CO dalam paru-paru. Bukan menentukan perokok atau tidak perokok. Mereka yang tidak merokok bisa juga memiliki kandungan CO yang tinggi,’’ jelasnya.

Sebab, kandungan CO bukan hanya dari rokok. Bisa juga berasal dari hal lain. Namun, mereka yang merokok tentu tercatat memiliki kandungan CO yang tinggi. Pemeriksaan ini sengaja dilakukan agar remaja pikiran terbuka. Harapannya, tersadar dan berupaya menghentikan kebiasaan merokok. Sebaliknya, bagi yang tidak merokok dapat lebih berhati-hati ke depannya.

‘’Dengan mengetahui kandungan CO dalam tubuh setikdanya pikiran mereka terbuka. Karena saya yakin mereka memahami resiko dan dampak yang ditimbulkan rokok,’’ ujarnya.

Remaja yang tercatat memiliki kandungan CO tinggi diarahkan untuk datang rutin konsultasi dan periksa di klinik UBM puskesmas. Petugas bakal membantu hingga benar-benar berhenti. Cherrly menyebut upaya berhenti dari rokok memang susah-susah gampang. Niat harus bulat dan memiliki tekad yang kuat. Sebab, banyak yang sudah berupaya namun gagal lantaran niat yang kurang.

Baca juga:   Vaksin Difteri Untuk Anak dan Dewasa Dibedakan

‘’Kebiasaan yang berkaitan dengan kesehatan memang kembali lagi pada pribadi masing-masing. Kalau tidak semangat untuk sembuh ya bagaimana bisa sembuh. Kami hanya sebatas membantu,’’ terangnya.

Cherrly menyebut UBM tidak harus ke klinik. Bisa dilakukan secara mandiri. Asal komitmen. Dia menyebut ada tiga metode yang biasa digunakan. Pertama, berhenti seketika. Cara ini butuh tekad dan niat yang kuat. Perokok benar-benar berhenti mulai saat itu juga. Butuh upaya ekstra lantaran bakal muncul efek yang kurang mengenakkan. Mulai pusing, gemetar, nafsu makan menurun, dan mudah emosi. Efek ini, lanjutnya, hanya pada dua minggu hingga sebulan pertama.

‘’Nikotin dalam tembakau merangsang otak untuk melepas zat yang memberikan rasa nyaman, sehingga menyebabkan rasa ketergantungan. Untuk mempertahankan rasa nyaman timbul dorongan untuk merokok. Inilah awal proses kecanduan,’’ jelasnya.

Metode kedua, kata dia, dengan cara penundaan. Yakni, menunda saat mengisap rokok pertama. Bisa dimulai dua jam setiap hari dari hari sebelumnya. Jika terbiasa merokok pukul 09.00, jam merokok hari berikutnya bergeser pukul 11.00 dan seterusnya hingga dalam sehari benar-benar tidak merokok.

‘’Metode ketiga dengan cara pengurangan. Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur,’’ ujarnya.

Selain itu, wajib menanamkan 4M untuk mencegah kecanduan nikotin. Yakni, melakukan sesuatu yang menyehatkan jiwa raga seperti olahraga, berkebun, menulis, membaca, dan lain sebagainya. Kedua, menunda keinginan merokok. Ketiga, minum air putih secara perlahan. Terakhir, menarik nafas dalam.

‘’Dengan berhenti merokok banyak manfaat yang didapat. Mulai penampilan yang membaik, batuk berkurang, resiko penyakit jantung dan kanker berkurang, serta tentunya dapat lebih hemat,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/madiuntoday)

Merokok merugikan kesehatan. Tapi bagi yang merokok, selalu patuhi aturan cukai rokok. Jangan beli rokok illegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan pemasukan negara. Mematuhi aturan cukai berarti berkontribusi pada negara.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun