Basuki Tak Hafal Pancasila, Sulani Lancar-lancar Saja

Di Posting Oleh madiuntoday

6 November 2017

MADIUN – Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo kerap diwarnai dialog dengan warganya. Tidak terkecuali saat berkunjung di Desa Dungus, Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11). Kali ini Basuki warga setempat dan Sulani warga Tuban yang berkesempatan bersanding dengan Presiden ke-7 tersebut. Yaps, benar sekali. Keduanya mendapat hadiah sepeda dari sang presiden setelah menghafal Pancasila.
Jokowi Madiun

Presiden Jokowi meminta Basuki ke depan setelah beberapa menit memberikan sambutan. Berdialog langsung dengan warga merupakan salah satu ciri Jokowi. Basuki terpilih setelah tunjuk jari saat pertanyaan soal pemanfaatan lahan hutan untuk tanaman jagung mengemuka dari Presiden. Jokowi lantas menanyakan seputar pengolahan jagung yang digarap Basuki. Mulai dari luasan lahan yang digarapnya, produksi jagung, hingga harga jual di pasaran. Itu dilakukan Jokowi untuk memastikan kesejahteraan petani.

”Kalau disini harga jual jagung Rp 4 ribu per kilogram, sudah tinggi itu. SK yang saya tanda tangani cuma Rp 2.700. Tolong harga ini dijaga. Jangan anjlok. Tetapi juga jangan terlalu tinggi,” tegas Jokowi.
Jokowi Madiun

Kejadian menggelitik mengemuka setelah Basuki diminta menghafal Pancasila. Pria parobaya itu menggeleng tidak hafal. Tak heran, gelak tawa hadirin menyusul setelahnya. Bukan lantas diminta turun, Presiden membantu Basuki menghafal. Bahkan, mendektenya. Tawa gelak hadirin kembali mengemuka lantaran intonasi sang petani jagung. Basuki tampak terbata-bata. Senyum mengembang setelah Jokowi memutuskan tetap memberikan hadiah sepeda.

”Sudah sana, ambil sepedanya,” ujar Jokowi.

Kesempatan kedua didapat Sulani. Warga Tuban itu juga diminta menghafal Pancasila. Bedanya, perempuan 40 tahun itu cukup lancar. Tepuk tangan hadirin menyambut setelah sila kelima berhasil diucapkan. Seperti Basuki, Presiden Jokowi juga menyempatkan berdialog pada Sulani. Lagi-lagi, Jokowi ingin memastikan kesejahteraan petaninya. Jokowi meminta harga jual jagung tetap terjaga stabil.
Jokowi Madiun

”Kalau (harga jagung) terlalu mahal, saya juga kena marah dari peternak karena harga pakan yang tinggi. Tolong ini dijaga. Memang tidak mudah,” tegas Jokowi yang menyebut harga jual jagung hanya Rp 1.500 di awal 2015 lalu.

Artikel Terkait

PPKM Level 3 Dibatalkan, Wali Kota : Pengetatan Tetap Dilakukan

PPKM Level 3 Dibatalkan, Wali Kota : Pengetatan Tetap Dilakukan

MADIUN - Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan bahwa pemerintah pusat resmi membatalkan status PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Pernyataan ini dirilis melalui laman...

Don`t copy text!