Sambangi Kabupaten Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

6 November 2017

MADIUN – Masyarakat kawasan hutan di Kabupaten Madiun dan sekitar yang memanfaatkan lahan hutan bisa tersenyum lega. Pasalnya, mereka tengah mengantongi ijin pemanfaatan jangka panjang. Tak tanggung-tanggung, hingga 35 tahun ke depan. Surat ijin pemanfaatan lahan hutan seluas 1800 hektare itu diserahkan langsung Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Desa Dungus, Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (6/11).

”Saya harap ini dimanfaatkan benar. Masyarakat yang sudah mendapat ijin pemanfaatan lahan harus benar-benar dikerjakan. Saya akan cek lagi,” kata Jokowi.

Ribuan hektare lahan itu diijinkan untuk dikerjakan ratusan petani. Titik bukan hanya di Kabupaten Madiun. Namun, juga dari daerah sekitar hingga Kecamatan Tuban. Presiden mengaku bakal datang meninjau dalam enam sampai setahun ke depan. Jokowi berharap ribuan lahan yang hutan yang sudah diberi ijin itu digarap itu benar-benar dimanfaatkan. Bahkan, ijin bakal dicabut jika lahan terbelengkalai.

”Pokoknya (lahan) jangan sampai ditelantarkan. Akan saya cabut. Tetapi kalau benar-benar dimanfaatkan dan meningkatkan produktifitas akan kami ditambah,” janjinya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyebut pemberian ijin pemanfaatan lahan hutan merupakan program Perhutanan Sosial yang ada didalam Nawacita Presiden. Tak heran, menjadi prioritas. Total 4.500 hektare yang diserahkan ijin pemanfaatannya kepada petani. Artinya, petani dapat dengan tenang mengolah lahan di sela tanaman utama Perhutani tersebut.

”Ini merupakan konsep pemerataan ekonomi bapak presiden. Yakni, ketersediaan lahan, adanya kesempatan usaha, dan pemberian keterampilan. Lahan ada pada kami, sedang dua unsur lain ada di kementerian lain, salah satunya BUMN. Makanya program ini dikeroyok beberapa kementerian,” tegasnya.

Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno menyebut pihaknya berupaya memberikan kesempatan kerja bagi pengolah lahan. Salah satunya memberikan kemudahan kredit usaha melalui salah satu bank BUMN. Wilayah Jawa Timur didampingi BNI. Petani bakal diberikan bantuan kemudahan kredit usaha rakyat (KUR) hingga pendampingan pengolahan dan pemasaran dari pihak perbankan. Rini menyebut BUMN tidak hanya memberikan konstribusi pada negara. Namun, juga pada masyarakat.

”Banyak lahan yang terbengkalai lantaran petani tidak didampingi. Makanya kami berupaya mendampingi,” ujarnya.

 

Artikel Terkait

Don`t copy text!