Pemula Hingga Pemain Lama Warnai Nominasi Lomba Vlog Pekan Cukai Pemkot Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Desember 2017

MADIUN – Lomba video log (Vlog) Pekan Cukai Pemkot Madiun yang diselenggarakan melalui Diskominfo berakhir, Sabtu (9/12) malam. Sejumlah pemenang mendapat penghargaan berlipat. Bukan hanya hadiah uang tunai jutaan rupiah, video pemenang berhak tampil dalam videotron pemkot di kawasan Alun-alun. Selain itu, mereka juga mendapat pengalaman berharga lantaran berkesempatan menyerap ilmu komedian Babe Cabita yang datang sebagain dewan juri sekaligus pembicara.

Tak heran, raut muka bahagia sekaligus bangga terpancar dari setiap pemenang. Mulai pemenang kategori pelajar hingga umum. Kategori pelajar dimenangkan vlog berjudul Anti Cukai milik Cukai Tembakau Club SMAN 6 Madiun. Sedang, juara kedua diraih Brian pelajar SMAN 1 dengan vlog berjudul Cukai. Sementara vlog berjudul Apa Itu Cukai milik Tembakau Ilegal Club SMAN 3 Madiun meraih posisi ketiga. Masing-masing juara mendapat Rp 2,5 juta (juara 1), Rp 2 juta (juara 2), dan Rp 1,5 juta untuk juara ketiga. Selain itu, tentu juga mendapat piala dan piagam.

“Saya cukup terkejut dengan hasil vlog kategori pelajar. Kreatifitasnya sudah seperti pembuat video profesional, “ kata Kasi Layanan Aplikasi dan Tata Kelola Elektronik Pemerintah Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah disela nominasi.
Kehebohan peserta kembali tersaji saat nominasi kategori umum. Ada enam video yang masuk nominasi. Namun, hanya lima yang berhak menjadi pemenang. Vlog terbaik dimenangkan Agus Hafidz dengan judul Opini Warga Madiun Tentang Cukai. Sedang, juara kedua dimenangkan video berjudul Bea Cukai milik Rini Dwi. Vlog berjudul Hari Gini Tanpa Pita Cukai dari Double-K Production menjadi terbaik ketiga. Sementara harapan satu dan dua berturut-turut dimenangkan High Focus Creative dengan vlog Anti Cukai Tembakau Ilegal dan EDSA Movie Production dengan vlog Rokok Ilegal Harus Dibegal.

Masing-masing pemenang berhak mendapat uang tunai mulai Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta serta piagam dan piala. Uniknya, beberapa pemenang mengaku pendatang baru didunia vloger. Namun, ada juga yang sudah memiliki ribuan subscriber. Sejumlah video peserta juga mendapat ulasan oleh Babe Cabita. Beberapa poin yang dirasa masing kurang ditutup masukan dari komika tersebut. Mereka juga mendapat motivasi agar terus berkarya. Kreativitas diharap tak berhenti sampai disini. Artinya, vlog kreatif dari tangan dingin mereka wajib terus ada.

“Lomba rencananya berkelanjutan. Artinya, akan terus ada tahun-tahun berikutnya. Terus berlatih dan berkarya, “ ungkapnya sembari menyebut gelaran lomba dibiayai dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT).

Nah itu guys, jangan patah semangat ya bagi yang belum menang. Masih ada lomba-lomba serupa tahun depan. Bagi yang nggak sabaran. Masih ada lomba film pendek nih dalam rangkaian Pekan Cukai Pemkot Madiun yang akan diselenggarakan, Sabtu (16/12) depan. Kalian wajib ikut. Selain gratis, hadiahnya jutaan rupiah guys. Kalian juga bakal mendapat pengalaman dan ilmu yang tak terlupakan dari dewan juri dan pembicara. Sebab, dewan juri yang datang bukan sembarangan. Salah satunya sinematografi Benny Kadarhariato. Sebelumnya, pemkot sudah menggelar lomba dan workshop fotografi, kontes modifikasi mobil dan motor. Lomba sengaja bertemakan anak muda. Pemkot berharap bakat dan potensi luar biasa generasi muda di kota pecel kian terpoles.

Satu lagi guys, semua kegiatan tanpa dipungut biaya alias gratis. Kegiatan sepenuhnya dibiayai dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT). Makanya guys, jangan beli rokok ilegal y. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai bekas rokok lain. Sebab, rokok ilegal tidak membayar cukai yang sebagian hasilnya dikembalikan kepada masyarakat seperti untuk penyelenggaraan lomba seperti ini. Artinya, membeli rokok ilegal merugikan negara dan juga masyarakat. So, jadi pembeli yang bijak ya. (agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

Serahkan BRS, Kepala BPS: IPM Kota Madiun Naik 0,42 Poin

MADIUN – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun masih cukup tinggi di Jawa Timur. IPM Kota Pendekar masih bertengger di tiga teratas. Pun, tercatat ada peningkatan 0,42 poin. IPM di angka 81,25 saat ini. Sementara IPM 2020 di angka 80,83. Hasil penghitungan...

Don`t copy text!