Tekan Pelanggaran, Kantor Bea Cukai Sosialisasikan Cukai Disela Lomba Vlog Pekan Cukai Pemkot Madiun

Di Posting Oleh madiuntoday

11 Desember 2017

MADIUN – Produksi barang wajib cukai harus dikendalikan. Peredarannya juga harus diawasi. Sebab, barang wajib cukai berdampak negatif pada kesehatan. Mulai hasil tembakau, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pemerintah mengendalikan dan mengawasi peredarannya dengan mengenakan pita cukai. Sayang, belum banyak yang memahami cukai hingga menyalahgunakan pemakaian pita cukai tersebut. Tak heran, sosialisasi tentang cukai wajib ditingkatkan. Seperti saat malam nominasi lomba video log (Vlog) Pekan Cukai Pemkot Madiun di gedung olahraga setempat, Sabtu (9/12).

Kasubsi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madiun Yudianto tak melewatkan moment tersebut. Berbagai seluk-beluk terkait cukai disampaikan secara gamblang. Mulai cukai, peruntukan, hingga pidana atas pelanggarannya.

“Cukai merupakan pungutan negara atas barang-barang wajib cukai yang memiliki kateristik tertentu. Jadi cukai merupakan salah satu pemasukan kepada negara, “ jelasnya.

Membayar cukai, lanjutnya, sama artinya turut berkontribusi kepada negara. Bahkan, juga kepada masyarakat. Sebab, dua persen dana cukai yang terkumpul dikembalikan kepada masyarakat. Peruntukannya beragam. Mulai untuk meningkatkan kualitas bahan baku industri barang wajib cukai, pembinaan industri, pembinanan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan dibidang cukai, hingga pemberantasan barang wajib cukai.

“Kegiatan lomba, pelatihan keterampilan, hingga pameran industri masuk dalam kegiatan sosialisasi. Semakin besar dana cukai yang masuk, semakin besar pula kegiatan seperti ini nantinya, “ ungkapnya.

Hasil tembakau, kata dia, paling banyak beredar. Salah satunya, rokok. Tak heran, pelanggaran atas pita cukai rokok sering terjadi. Dia berharap masyarakat jeli. Artinya, tidak membeli rokok ilegal. Mulai tanpa pita cukai alias polos, berpita cukai palsu hingga berpita cukai bekas atau berpita cukai rokok lain. Selain merugikan negara, memperjualbelikan rokok ilegal dapat dikenai pidana. Yudi berharap masyarakat bijak.

“Ada sebelas ciri umum pita cukai asli. Mulai warna dasar kertas, hologram, hingga serat khusus. Ciri ini dapat dilihat secara kasat mata, kaca pembesar, hingga sinar ultraviolet, “ ujarnya sembari meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan pelanggaran terkait cukai. (agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

Jelang Nataru, Wali Kota Gelar Rakor Tiga Pilar Di Kecamatan Taman

MADIUN - Pemerintah Kota Madiun terus memantapkan persiapan menjelang perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Terutama, dalam upaya mencegah peningkatan angka penularan Covid-19 di Kota Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan...

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

Kemudikan Bus Wisata, Wali Kota Ajak Difabel Keliling Kota

MADIUN - Peringatan Hari Disabilitas Internasional dirayakan dengan cara yang sederhana namun berkesan di Kota Madiun. 118 penyandang disabilitas diajak keliling kota oleh Wali Kota Madiun Maidi menggunakan bus wisata. Bahkan, wali kota mengemudikan sendiri sarana...

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

Peringati Hari Disabilitas, Wali Kota Gelar Perayaan Bersama Difabel

MADIUN - Hari Disabilitas yang jatuh setiap tanggal 3 Desember juga turut diperingati di Kota Madiun. Rabu (8/12), Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menggelar perayaan Hari Disabilitas bersama difabel Kota...

Don`t copy text!