Kenali Pengguna Narkoba dari 53 Perilaku Ini

Di Posting Oleh madiuntoday

30 Januari 2018

MADIUN – Perang terhadap narkoba terus digaungkan diberbagai daerah. Termasuk juga di Kota Madiun. Seperti yang diberitakan beberapa hari yang lalu, Satreskoba Polresta Madiun berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba selama Januari ini. Tiga orang ditahan dengan barang bukti 8 gram sabu-sabu.

Dua di antara tersangka merupakan warga Kota Madiun. Keduanya menjadi pengguna sekaligus pengedar. Bisnis haram keduanya terungkap atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pesta narkoba di tempat tinggal salah seorang pelaku.

Masyarakat memang wajib turut membantu petugas dalam memerangi narkoba. Paling tidak, aktif melapor jika melihat hal yang mencurigakan. Nah, pengguna narkoba sejatinya cukup mudah dikenali. Bukan hanya dari perubahan fisik pengguna. Namun, juga dari sifatnya. Seperti 53 ciri pengguna narkoba yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) ini.

1. Jika diajak bicara jarang mau kontak mata.
2. Bicara pelo atau cadel.
3. Jika keluar rumah sembunyi-sembunyi.
4. Keras kepala atau susah dinasehati.
5. Sering menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang dia buat.
6. Tidak konsisten dalam berbicara (mencla-mencle).
7. Sering mengemukan alasan yang dibuat-buat.
8. Sering berbohong.
9. Sering mengancam, menantang atau sesuatu hal yang dapat menimbulkan kontak fisik atau perkelahian untuk mencapai keinginannya.
10. Berbicara kasar kepada orangtua atau anggota keluarganya.
11. Semakin jarang mengikuti kegiatan keluarga.
12. Berubah teman dan jarang mau mengenalkan teman-temannya.
13. Teman sebayanya makin lama tampak mempunyai pengaruh negative.
14. Mulai melalaikan tanggung jawabnya.
15. Lebih sering dihukum atau dimarahi.
16. Bila dimarahi, makin menjadi-jadi dengan menunjukan sifat membangkang.
17. Tidak mau memedulikan peraturan di lingkungan keluarga.
18. Sering pulang lewat larut malam.
19. Sering pergi ke diskotek, mal atau pesta.
20. Menghabiskan uang tabungannya atau selalu kehabisan uang.
21. Barang-barang berharga miliknya atau milik keluarga yang dipinjam hilang dan sering tidak dilaporkan.
22. Sering merongrong keluarga untuk meminta uang dengan berbagai alasan.
23. Selalu meminta kebebasan yang lebih.
24. Waktunya di rumah banyak dihabiskan di kamar sendiri atau kamar mandi.
25. Jarang mau makan atau berkumpul bersama keluarga.
26. Sikapnya manipulatif.
27. Emosi tidak stabil atau naik turun.
28. Berani berbuat kekerasan atau kriminal.
29. Ada obat-obatan, kertas timah, bong (botol yang ada penghisapnya) maupun barang-barang aneh lainnya (aluminium foil, jarum suntik, gulungan uang/kertas, dll), bau-bauan yang tidak biasa (di kamar tidur atau kamar mandi).
30. Sering makan permen karet atau permen mentol untuk menghilangkan bau mulut.
31. Sering memakai kacamata gelap dan atau topi untuk menutupi mata telernya.
32. Sering membawa obat tetes mata.
33. Omongannya basa-basi dan menghindari pembicaraan yang panjang.
34. Mudah berjanji, mudah pula mengingkari dengan berbagai alasan.
35. Teman-teman lamanya mulai menghindar.
36. Pupusnya norma atau nilai yang dulu dimiliki.
37. Siklus kehidupan menjadi terbalik (siang tidur, malam melek/keluyuran).
38. Mempunyai banyak utang serta mengandalkan barang-barang atau menjual barang-barang.
39. Bersikap aneh atau kontradiktif (kadang banyak bicara, kadang pendiam sensitif).
40. Paraniod (ketakutan, berbicara sendiri, merasa selalu ada yang mengejar.
41. Tidak mau diajak berpergian bersama yang lama (keluar kota, menginap).
42. Sering tidak pulang berhari-hari.
43. Sering keluar rumah sebentar kemudian kembali ke rumah.
44. Tidak memperbaiki kebersihan/kerapihan diri sendiri (kamar berantakan, tidak mandi).
45. Menunjukan gejala-gejala ketagihan (demam, pegal-pegal, menguap, tidak bisa tidur berhari-hari, emosi labil).
46. Sering meminta obat penghilang rasa sakit dengan alasan demam, pegal, lisu, atau obat tidur dengan alasan tidak bisa tidur.
47. Mudah tersinggung.
48. Berubah gaya pakaian dan musik yang disukai.
49. Meninggalkan hobi-hobi yang terdahulu.
50. Motivasi sekolah menurun (malas berangkat sekolah, mengerjakan PR, atau tugas sekolah).
51. Di sekolah sering keluar kelas dan tidak kembali lagi.
52. Sering memakai jaket (untuk menutupi bekas suntikan, kedinginan, dll).
53. Sering menunggak uang sekolah atau biaya-biaya lainnya.

Nah itu guys, kenali narkoba namun jangan gunakan. Dari sifat yang mengemuka tidak semua poin tersebut mewakili seorang pengguna. Bisa beberapa poin di antaranya yang mewakili seorang pengguna. Ini penting agar pengguna narkoba yang kecanduan bisa mengikuti rehabilitasi. Masih cukup mungkin untuk sembuh.

Sebaliknya, membiarkan pengguna narkoba bisa menyebabkan problem psikologis maupun problem sosial di lingkungannya. Bahkan, dapat memicu tindak kejahatan seperti mencuri hingga membunuh.

Say no to drugs dan tetap jaga kesehatan serta selalu patuhi aturan. Patuhi juga aturan cukai. Ada tiga barang yang wajib cukai di tanah air. Yakni, hasil tembakau, etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan menggunakan pita cukai asli saat memperjualbelikan ketiga barang tersebut. Salah-salah, pidana mengancam. So, jadi pembeli yang bijak ya. (agi/diskominfo)

Artikel Terkait

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

Gowes Empat Kelurahan, Wali Kota Senam Bersama Lansia

MADIUN - Agenda Wali Kota Madiun Maidi untuk menghadiri Senam Lansia terus berlanjut. Seperti pada kegiatan orang nomor satu di Kota Pendekar itu pada Sabtu (21/5). Diawali dengan gowes dari kediamannya di Jalan Merpati, wali kota menuju empat lapak UMKM kelurahan...